Pemkot Siapkan Jalan Alternatif

 286 total views,  2 views today

kantor-walikota

Kantor Walikota Palembang

PALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BM) dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), saat ini tengah mempersiapkan dan memperbaiki beberapa jalan yang akan di jadikan jalur alternatif, selama pembangunan underpass simpang Patal.

Beberapa jalan alternatif yang disiapkan itu diantaranya kata Kepala Dinas PU BM dan PSDA Kota Palembang, Dharma Budi adalah Jalan Angkatan 66 dan Pipareja. “Kedua jalan itu,  sudah baik dan siap untuk dijadikan jalan alternatif. Namun ada kendala, untuk jembatan di Pipareja. Disana ada utilitas yakni pipa milik Pertamina dan pipa gas, yang belum dipindahkan,” kata Dharma yang dibincangi, Senin (11/11).

“Itulah kesulitan tim kami, waktu itu sudah mengukur di sana, tapi kendalanya pada pipa yang belum dipindahkan. Kalau sudah dipindahkan, maka bisa segera dilakukan pelebaran jalan,”ungkapnya.

Dharma menambahkan, PU BM dan PSDA telah lama mendiskusikan hal tersebut pada Pertamina. Bahkan sudah hampir setahun. Namun hingga sekarang, belum ada jawaban. “Untuk itulah, kami mendeadline agar Januari 2014, masalah tersebut sudah diselesaikan. Karena jika terlalu lama, akan menimbulkan dampak kemacetan luar biasa di lokasi itu. Apalagi dibadan jalan jembatan, hanya mampu dilewati oleh satu mobil,”ujarnya.

Ia menerangkan, jika telah dibebaskan maka masing-masing sisi jembatan akan dilebarkan dengan bervariasi, antara 1 meter sampai 1,5 meter tiap sisi. “Dengan adanya pelebaran itu, kami harapkan kemacetan tidak akan begitu padat,”harapnya.

Menurut Budi, lambatnya proses pemindahan itu dikarenakan berbagai faktor, seperti persetujuan harus dari pusat. Ada juga karena hitung-hitungan rugi, dengan dipindahkan utilitas tersebut. “Karena lamanya pengerjaan, akan berdampak pada suplay minyak per hari,”imbuhnya.

Ia menyebutkan, saat ini seharusnya jembatan di Pipareja tersebut sudah bisa difungsikan untuk dua jalur mobil. Tetapi hingga kini, masyarakat masih merasakan dampak dari sempitnya jalan jembatan.

Kondisi tersebut akan lebih parah, ketika proyek underpass benar-benar sudah berjalan. Dikarenakan masyarakat atau pengendara kendaraan, akan mencari jalan pintas sebagai alternatif.

“Untuk mencegah kemacetan di lokasi tersebut, kami sarankan agar ada petugas Dishub yang berjaga. Selain itu agar dibuat rambu-rambu dan melarang truk pengangkut tanah melewati jembatan,”ulasnya.

Ditempat terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Transportasi Jalan dan Rel, Dishub Kota Palembang, Agus Suprianto mengatakan pihaknya sudah siap dengan rute-rute jalur alternatif. “Kalau sekarang belum begitu macet, karena masih pelebaran jalan. Tetapi kami sudah ada jalur alternatifnya,”tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster