Kredit Konsumsi Melambat

 221 total views,  2 views today

Bank Indonesia

Bank Indonesia

PALEMBANG | KS-Pada kuartal III tahun 2013  terjadi  meningkatkan penyaluran kredit produktif sebesar 70 persen dari total penyaluran kreditnya. Demikian kata Roni Widijarto Purubaskoro Peneliti Ekonomi Senior Bank Indonesia kantor Perwakilan Wilayah VII Palembang, Senin (11/11) di ruang kerjanya.

Roni menyebutkan peningkatan penyaluran kredit produktif itu dikarenakan oleh  tumbuh pesatnya kredit investasi di kuartal III yang mencapai 45,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Ditambah lagi, peningkatan kredit modal kerja yang juga tumbuh 8,05 persen dari pertumbuhannya hanya 4,74.

“Untuk kuratal  III 2013, pencapaian kredit investasi di wilayah SumselBabel mencapai angka  Rp 21,78 triliun angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp 14,76 triliun,” ungkapnya.

Adanya Pertumbuhan kredit produksi juga disokong oleh peningkatan penyaluran kredit modal kerja dimana hingga September 2013 sudah mencapai Rp 28,45 triliun, capain ini  lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp 14,76 triliun.

Lanjutnya mengatakan Peningkatan kredit produksi tersebut ditengarai oleh peningkatan kegiatan ekspor komoditi seperti karet, sawit dan batubara yang juga mengalami peningkatan signifikan.

“Peningkatan ekspor ini tidak lepas dari depresiasi nilai tukar rupiah yang menyebabkan harga karet dari Indonesia dianggap lebih murah. Hal. Itulah yang membuat tingkat ekspor meningkat,”ungkapnya

Sementara itu, untuk kredit konsumsi pertumbuhannya mengalami perlambatan yakni dari yang semula 14,9 persen di quartal III tahun 2013, kini menurun menjadi 13,4 persen.

“Penyaluran kredit konsumsi kuartal ke III tahun ini hanya Rp 22,89 triliun hanya naik sedikit dari penyaluran tahun lalu yang hanya Rp 20,88 triliun,”katanya.

Perlambatan pertumbuhan ini tidak lepas dari daya beli masarakat yang menurun pasca perlambatan ekonomi Sumsel yang pada kurtal III ini hanya 5,4 persen. Ini jauh menurun pada pertumbuhan  di kuartal sebelumya yang sebesar 6,1 persen.

Teks:Jadid Ulul Albab

Editor:Rinaldi Syahril





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster