Truk Batubara Wajib Menggunakan Jalan Khusus

 232 total views,  2 views today

Truk Batubara

Truk Batubara

PALEMBANG, KS -Sumsel, sebagai provinsi yang mengklaim lumbung energi melakukan eksploitas dan eksploirasi SDA besar-besaran dalam tiga tahun terakhir baik minyak bumi maupun batubara. Jika gas dan minyak bumi (migas),  lebih banyak berkutat dengan persoalan produksi dan bagi hasil. Sedangkan batubara, tidak hanya disibukkan dengan peningkatan produksi tetapi juga carut-marutnya angkutan ‘emas hitam’ tersebut.

Untuk  mengurai benang merah carut marutnya pengelolaan pertambangan di Sumsel, beberapa aturan khusus tentang pertambangan lah yang harusnya menjadi rujukan. Berikut beberapa aturan yang harusnya dijadikan landasan mengurai benang kusut pengelolaan pertambangan dan izin angkutan pertambangan.

Menurut Undang-Undang (UU) Nomor 4 tahun 2009, pertambangan adalah sebagian atau seluruh tahapan kegiatan dalam rangka penelitian, pengelolaan dan pengusahaan mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan umum, e ksplorasi, studi kelayakan,konstruksi, penambangan, pengolahan dan pemurnian, penganglkutan dan penjualan, serta kegiatan pasca tambang.

Pada pasal 7 dalam UU tersebut, pemerintah provinsi (pemprov), diberikan kewenangan memberikan izin usaha pertambangan (IUP) atau sekarang dikenal dengan sebutkan kuasa pertambangan (KP), termasuk pengawasan pada perusahaan tambang yang beroperasi  lintas wilayah kabupaten dan kota.

Pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 tahun 2011 dijelaskan, IUP atau KP tersebut bisa diberikan kepada badan usaha, koperasi atau perseorangan.  Pada pasal 106, pemegang IUP atau KP juga memiliki kewajiban untuk melakukan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat disekitar lingkungan pertambangan.

Sementara pada Peraturan Daerah (Perda) Sumsel Nomor 5 tahun 2011 Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara dijelaskan kegiatan pengangkutan batu bara pada lintas kabupaten atau kota wajib menggunakan jalan khusus. Tapi, sebelum terwujud jalan khusus tersebut, pengangkutan dapat menggunakan sarana dan prasarana umum paling lama dua tahun.

Sumber: Berbagai Sumber

Editor  : Dicky Wahyudi

Wajib Menggunakan Jalan Khusus





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster