Tugas Pertama Ishak Sebagai Wagub

 361 total views,  2 views today

Penandatanganan MOU - Kepala kantor wilayah Kementrian Hukum dan HAM Sumsel, Budi Sulaksana disaksikan Wakil Gubernur Sumsel, Ishak Mekki Dan Dirjen Informasi dan Komunikasi Pemasyarakatan Kemenkuham pusat Ayub Suratman, menandatangani MOU antara Rutan/Lapas Se-Sumsel dengan pihak PT. Bukit Asam (persero) dalam bidang Pembinaan kemandirian dan Mental Spiritual bagi warga binaan pemasyarakatan di  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Klas IIA, Jl. Merdeka,Palembang,Jum’at (8/11).| Foto : Bagus Kurniawan

Penandatanganan MOU – Kepala kantor wilayah Kementrian Hukum dan HAM Sumsel, Budi Sulaksana disaksikan Wakil Gubernur Sumsel, Ishak Mekki Dan Dirjen Informasi dan Komunikasi Pemasyarakatan Kemenkuham pusat Ayub Suratman, menandatangani MOU antara Rutan/Lapas Se-Sumsel dengan pihak PT. Bukit Asam (persero) dalam bidang Pembinaan kemandirian dan Mental Spiritual bagi warga binaan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Klas IIA, Jl. Merdeka,Palembang,Jum’at (8/11).| Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG, KS-Sehari setelah dilantik sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel), H Ishak Mekki, Jumat (8/11), menjalankan tugas pertamanya sebagai orang nomor dua di Bumi Sriwijaya ini.

Tugas pertama mantan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) itu, adalah mendampingi Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Sumsel 2014 di DPRD Sumsel.

Setelah itu, Ishak menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita di Jalan Merdeka, Palembang. Disana Ishak, menghadiri penandatanganan memorendum of understanding (MoU) antara PT Bukit Asam (BA) dengan Lapas dan rumah tahanan negara (rutan) di Sumsel untuk pembinaan mental spiritual warga binaan.

“Hari ini adalah dinas pertama saya, sebagai wagub. Mudah-mudahan kedepannya, saya bersama dengan gubernur bisa mewujudkan program-program pemerintahan untuk kepentingan seluruh masyarakat Sumsel. Salah satunya, membantu program lapas dalam membina, mendorong, memberikan wawasan kepada warga binaan,” ujarnya.

“Pemprov Sumsel, pasti akan mendukung setiap program yang positif.  Apalagi demi kepentingan masyarakat banyak, yang membantu mensejaheterakan bangsa. Insya Allah dengan adanya saya sebagai wakil, maka  pak Alex bisa lebih memajukan kesejahteraan rakyat Sumsel,” tutur Ishak.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum & HAM (Kemenkumham) Sumsel, Budi Sulaksana menyebut saat ini mayoritas penghuni lapas dan rutan di Sumsel di dominasi oleh tahanan kasus narkoba.

Karenanya sebut Budi, Kemenkumham Sumsel gencar membentuk wadah rehabilitasi untuk para pengguna narkoba, agar mereka cepat ditangani oleh petugas sehingga bisa menghilangkan penyakit tersebut.

“Saat ini Kemenkumham Sumsel membawahi 25 satuan kerja, diantaranya 19 yang menangani lapas/rutan sendiri, dua balai pemasyarakatan, dua rumah penyimpanan harta dan barang rampasan, dan dua kantor imigrasi. Kemudian untuk seluruh lapas dan rutan yang ada sekarang, menampung sekitar 7700 lebih penghuni, yang didominasi oleh kasus narkoba,” tutur Budi.

Ia menambahkan, Kemenkumham juga sedang menjalankan program mengurangi isi hunian lapas secara cepat, dalam artian diantaranya cuti menjelang bebas, cuti bersyarat, dan pembebasan bersyarat.

“Untuk cuti menjelang bebas saat ini sudah ada 13 orang, 2025 orang cuti bersyarat, dan 1634 pembebasan bersyarat.  Selain itu, pihak lapas juga gencar mengadakan program pengajian ibu-ibu, karena mereka diwajibkan menghafal Al-Quran jika ingin meminta cuti,” tukasnya.

Teks    : Imam Mahfuz Ali

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster