SD 179 Optimistis Raih Adiwiyata

 337 total views,  2 views today

Kepala Sekolah SD 179 Maulina, SPd. MM

Kepala Sekolah SD 179 Maulina, SPd. MM

PALEMBANG | KS-Usai memeroleh penghargaan Adiwiyata dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel),  Sekolah Dasar (SD) Negeri 179 Palembang berharap dapat meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional.

SD 179 yang beralamat di Jalan Letnan Simanjuntak Kilometer 3, 5, Kecamatan Ilir Timur I, Kelurahan 20 Ilir I Palembang bersiap memasang targat yakni mendapatkan Adiwiyata di level nasional.

“Alhamdullilah setelah kita terima penghargaan Adiwiyata dari pemerintah kota dan provinsi, untuk kedepan kita optimis mendapat penghargaan Adiwiyata Mandiri (Tingkat Nasional),” demikian harap Maulina, SPd. MM saat dibincangi Harian Umum Kabar Sumatera di ruang kerjanya Jumat (8/11).

Terkait penghargaan Adiwiyata, Maulina berkata, Adiwiyata merupakan kegiatan berkesinambungan, dan tidak ada kategori para jawara, namun kata lina, untuk mendapatkan penghargaan tersebut, sekolah harus mampu memenuhi  empat indikator.

“Kurikulum, kebersihan, mitra kerja, dan partisipasi sekolah dengan masyarakat, merupakan empat hal yang menjadi penilaian terhadap sekolah, bukan hanya kebersihan lingkungan semata,” paparnya.

Untuk sekolah yang dipimpinnya sendiri, Maulina menyebut, sudah menerapkan ke-empat indikator tersebut. Dikurikulum, ia memasukan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mengenai kebersihan lingkungan. Dalam aplikasinya, di sekolah bebas sampah, ada bank sampah, polisi lingkungan, dan jumat bersih, anak murid ada jadwal piket masing-masing.

“Juga kami pun memanfaatkan sampah sebagai pendidikan etreprenuership dengan membuat hasta karya.  Terlebih kita telah menjalin relasi dengan komite dan usahawan. Tak ketinggalan sekolah kita tetap berpartisipasi dan berkomunikasi dengan masyarakat,” ungkapnya.

Kendati kedua penghargaan Adiwiyata telah diterima, bagi sekolah yang memilki 810 murid, 30 guru, 15 tenaga honorer tersebut, menurut lina, tak lantas membuat pihaknya berbangga hati.

“Sejatinya kita besyukur dan merasa bahagia, namun jangan terlena dengan penghargaan tersebut,” imbuhnya.

Disingung mengenai upaya meraih Adiwiyata Mandiri? Maulina berujar, pihaknya tetap intens melakukan evaluasi.

“Kita tetap melakukan evaluasi, berfikir, dan melakukan sesuatu yang baru untuk kemajuan sekolah, terlebih memacu diri untuk tetap lebih baik, saya tidak bekerja sendiri, para guru dan semua pihak yang terkait juga berperan,” tutupnya.

Teks/Foto: Ridiansyah

Editor: Rinaldi Syahril





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster