PAD Diproyeksikan Rp7,1 Trilyun

 187 total views,  4 views today

apbdPALEMBANG, KS-Pendapatan asli daerah (PAD) Sumatera Selatan (Sumsel) di 2014, diproyeksikan naik. Hal itu terungkap dalam penandatangan nota kesepakatan bersama antara pimpinan DPRD Sumsel, dengan Gubernur Sumsel tentang Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), Jumat (7/11).

Dalam nota kesepakatan bersama itu, PAD Sumsel mencapai Rp7.104.283.383.000. Sedangkan untuk belanja daerah Rp6.493.705.447.580, penerimaan pembiayaan Rp295.716.617.000, dan pengeluaran pembiayaan Rp.906. 294.552.420.

“Di 2014, anggaran kita prioritaskan untuk pendidikan dan infrastruktur. Untuk infrastruktur saja, kita anggarkan Rp847.100.000.000,” jelas Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin yang dibincangi usai penandatangan KUA dan PPAS di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumsel.

Selain itu jelas Alex, di APBD 2014 juga dianggarkan dana untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sumsel sebesar Rp600.000.000.000, dan pembangunan asrama haji senilai Rp22.500.000.000.

Kedua aitem tersebut menurut Alex, dibangun dengan anggaran tahun jamak. Naskah kesepakatan tahun jamak tersebut ujarnya, sudah ditandatangani bersama. Alex juga menyebut, tahun depan merupakan awal dari periode jabatannya yang kedua. “Tahun 2014, menjadi tahun yang sangat penting karena menjadi pondasi awal rencana pembangunan lima tahun kedepan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel, Wasista Bambang Utoyo menyebut penyusuan KUA dan PPAS berdasarkan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD). “Ada lima fokus pembangunan Sumsel 2014, yakni reformasi birokrasi, penanggulangan kemiskinan dan pengurangan pengangguran, pengembangan infrastruktur, pengembangan industri hilir dan perubahan iklim dan penanggulangan bencana,” tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi

Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster