Kejari Dalami Kasus Dugaann Korupsi PNPM Pedamaran

 223 total views,  2 views today

Ilst.

Ilst.

KAYUAGUNG|KS-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), hingga saat ini masih terus mendalami kasus dugaan korupsi dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), Mandiri di Kecamatan Pedamaran melalui kegiatan Simpan Pinjam Perempuan (SPP), sebesar Rp 2.698.887.500.

Dari pendalaman kasus ini pihak Kejaksaan Kayuagung, sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Kepala Kejaksaan Negeri Kayuagung, Subeno SH, melalui Kasi Pidum, Edowan SH, mengatakan, dari hasil laporan kasus tersebut pihaknya masih membutuhkan hasil audit dari tim intern. Untuk melengkapi proses penyelidikan.

Menurutnya, sejumlah saksi terkait kasus ini telah diperiksa untuk dimintai keterangan. “Untuk Ketua UPK kecamatan memang belum dilakukan pemanggilan terkait pemeriksaan tersebut,” ucapnya, kemarin.

Yusuf Subroto, salah satu Ketua PNPM terpilih tahun 2012 yang hingga kini tidak bekerja lantaran dihentikannya bantuan program PNPM, mengatakan  dengan adanya peristiwa tersebut dirinya berharap kasus ini cepat selesai, sehingga masyarakat Pedamaran dapat merasakan program PNPM yang selama ini tidak dibantuhkan.

“Ya memang benar informasi yang kami terima sejumlah saksi sudah diperiksa pihak kejaksaan, kita sangat mengapresiasi kinerja kejaksaan, untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Sperti yang diberitakan sebelumnya, kasus dugaan SPP fiktif  PNPM Pedamaran  beberapa waktu lalu dilaporkan oleh Ketua UPK baru, Sulaiman Budi didampingi rekannya Kait Susanto, dan Erpani Gelik, ke ruangan Kasi Pidum, Edowan.

Mereka sangat mengharapkan dalang dibalik kasus ini cepat terungkap, mengingat demi kepentingan masyarakat banyak khususnya Pedamaran yang sudah tiga tahun tak menerima program PNPM Pedesaan.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster