Setahun DPO, Tersangka Pembunuhan Dipelor

 483 total views,  2 views today

Tersangka Ismail saat berada di Mapolsekta Ilir Timur II, Palembang dengan luka dua tembakan

Tersangka Ismail saat berada di Mapolsekta Ilir Timur II, Palembang dengan luka dua tembakan

PALEMBANG, KS – Setelah sempat buron selama satu tahun, Ismail (29), seorang Daftar Pencarian Orang (DPO), tim Reskrim Polsekta Ilir Timur II Pelembang dalam kasus pembunuhan akhirnya dibekuk petugas, Rabu (6/11) pukul 22.30 WIB.

Petugas terpaksa menghadiahi timah panas di keuda kakinya lantaran mencoba kabur saat hendak di tangkap.

Tersangka di ciduk lantaran melakukan pembunuhan terhadap Ari, di Jalan Slamet Riyadi, depan Pelabuhan Boombaru Palembang setahun silam itu.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, warga Jalan Gunah, Lorong Kuang, Kelurahan 10 Ilir Kecamatan Ilir Timur  II tersebut digelandang petugas menuju jeruji penjara Polsekta IT II Palembang.

Tersangka Ismail mengatakan, kejadian tersebut berawal dari selisih paham saja. “Saya ribut dengan Ari karena dia menagih utang atasan saya. Padahal, utangnya sudah dibayar atasan saya,” kata Ismail.

Mendengar jawaban itu, Ari malah emosi. Ia melayangkan kapak ke motor Ismail. Ismail yang kesal lalu mengejar Ari yang berusaha melarikan diri. Ismail berhasil menangkap Ari sehingga ari terjatuh dari motornya.

“Saat Ari jatuh, saya ambil kapaknya dan melayangkannya ke tubuhnya. Saya sudah lupa berapa kali melayangkan kapak ke tubuhnya,” kata Ismail.

Saat fokus menganiaya Ari, lanjut Ismail, ada seorang teman Ari yang berusaha menembak Ismail. Beruntung, peluru air soft gun yang dilepaskan teman Ari hanya mengenai jaket Ismail dan tidak melukai tubuh Ismail.

Diakui bapak beranak lima ini, ia pergi ke Jawa usai menghabisi nyawa Ari. Karena kangen dengan isteri dan anaknya, ia pulang ke Palembang sekitar satu bulan yang lalu.

Kapolsekta IT II Palembang, Kompol Yoga Bagaskara, melalui Kanit Reskrim, Iptu Sabur, membenarkan penangkapan itu. Pelaku sudah diamankan di Mapolsekta IT II Palembang. “Begitu kita dapat laporan, kita langsung mencari keberadaan pelaku. Ia terpaksa kita tembak karena mencoba melarikan diri,” kata Sabur.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster