REI Gagal Capai Target

 223 total views,  2 views today

beberapa pengunjung pameran rumah tampak melihat-lihat maket salah satu komplek perumahan yang akan di bangun di Palembang.

beberapa pengunjung pameran rumah tampak melihat-lihat maket salah satu komplek perumahan yang akan di bangun di Palembang.

PALEMBANG | KS-Real Estate Indonesia (REI) Sumsel memasang target rumah murah bersubdi sebanyak 15.000 unit. Hingga November 2013, realisasinya baru 4.000 unit. Kini, REI di provinsi ini gagal mencapai target yang diusung.

Ali Syaban, Sekretaris DPD Rei Sumsel menyampaikan, ada dua program yang dilakukan untuk membangun rumah murah subsidi. Kesatu, Rumah Sejahtera Tetap (RST). Dan, kedua bebentuk rumah rakyat miskin. Namun, untuk pembagunannya DPD REI Sumsel kesulitan karena harga meterial yang membengkak, upah pekerja yang tinggi, dan kurangnya lahan perumahan.

“Kesemua itu  menjadi kendala tidak tercapainya target pada tahun ini,” cetus Ali, Kamis (7/11) di ruang kerjanya.

Ucap Ali, pertumbuhan ekonomi di provinsi ini masih ditahap wajar. Di mana penjualan rumah  tidak berkendala, walaupun harga komoditi dan nilai tukar rupaih terhadap dolar rendah.

Untuk itu, terkait harga rumah murah yang berlaku, Ali berujar, saat ini harga jual rumah yakni tipe 36 sebanyak Rp 88 juta per unit dengan uang mukanya senilai Rp 8 juta. Namun begitu, kata Ali, pihaknya agak sulit mematok harga itu.

“Misalkan per unitnya dibuat setengahnya,  maka keuntungannya akan dipotong untuk pembuatan biaya rumah. Artinya, pengembang tidak ada untungnya lagi,” bebernya.

Berpatok pada situasi ini, menuut Ali, ia berwacana ke pemerintah agar harga jual rumah di kisaran Rp 88 juta hingga Rp 105 juta.

“Ya, harga itu masih tunggu keputusan menteri perumahan rakyat. Kami dari pihak pegembang mengusulkan harga rumah di angka itu,” pinta Ali.

Terkhusus harga KPR? Ali menjawab, harganya ditentukan oleh pihak BTN, karena REI hanya sebagai pihak yang membangunkan fisiknya saja. Kebutuhan rumah dari plot secara nasional sebanyak 13,6 juta. Di Sumsel terdapat sebanyak 129 ribu, tetapi REI baru sanggup membangun sebanyak 10 ribu unit/tahun

“Kita optimistis melakukan peningkatan sebanyak 15.000 unit di tahun depan,” tutup Ali.

TEKS:JADID ULUL ALBAB

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster