Tiga Tahun Buron, Pelaku Pembunuhan Dibekuk

 302 total views,  2 views today

Dua dari tiga tersangka pembunuhan yang berhasil di ciduk Polres Banyuasin

Dua dari tiga tersangka pembunuhan yang berhasil di ciduk Polres Banyuasin

BANYUASIN|KS-Penemuan mayat di dalam bagasi belakang sebuah mobil jenis sedan pada 2010 yang lalu di Desa Lubuk Lancang, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin  akhirnya terkuak.

Dua dari tiga tersangka pelaku pembunuhan terhadap Doni Martin berhasil dibekuk Jajaran Polres Banyuasin, kemarin.

Kedua orang tersebut yakni Ropi (28), dan Aswar (35), keduanya warga Lebung Permai Kecamatan Sukarame, Palembang. Kedua pelaku  di tangkap petugas di Provinsi Bangka Belitung. Sementara Ng diduga sebagai otak pelaku pembunuhan masih buron.

Dihadapan petugas,  tersangka Aan mengatakan bahwa Ng merupakan otak pembunuhan tersebut. Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi  karena pelaku kesal terhadap korban Doni Marti (DM), warga Sukajadi komplek Gria Asri Palembang yang menjual norkoba jenis inek  oplosan.

“Ng merupakan otak pembunuhan dan kami berdua cuma  ikut-ikutan saja  dan tidak tahu nantinya kalau Ng mau bunuh DM dan rupanya itu masih keluarga aku  dewek,” ungkap Aan.

Karena merasa ditipu korban, lanjutnya, Ng akhirnya mengajak korban bertemuan guna meminta penjelaskan tentang  barang yang dijual si korban tidak bagus.

Setelah bertemu,  Doni (korban –red),  diajak naik mobil milik Ng bersama 2 pelaku lainnya.Namun di jalan Ng dan Doni cekcok mulut tiba-tiba di desa Talang Bulu Kecamtan Talang Kelapa Ng menepikan kendaraannya lalu memukul korban mengunakan kayu hingga bagian kepala korban pecah berlumuran darah.

Langsung korban diikat dan di simpan dibagasi mobil Sedan berwarna putih dan langsunglah mereka menuju Kabupaten Banyuasin. Namum diperjalanan di Desa Lubuk Lancang, Kecamatan Suak Tapeh, mobil tesebut pecah ban sehingga ditinggalkan oleh ketiga pelaku.

Saat ditemukan petugas, di bagasi DM sudah tak bernyawa. “Pas itu kami bedua (Ropi dan Aan) bepisa samo Ng dak pernah bertemu atau saling telepon selamo hampir 4 tahun.  di Bangka kami berjualan dan tinggal dikosan,” urai Aan kronologis pelarian mereka.

Kapolres Banyuasin AKBP Achmad Iksan didampingi Kasat Reskrim AkP Efendi Simanjuntak membenarkan telah melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Menurutnya, tersangka ditangkap di tempat persembunyiannya di Kepulauan Bangka. ” Tersangka ini merupakan pelaku pembunuhan yang terjadi tahun 2010 lalu. Terhadap tersangka ini kita kenakan dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkasnya.

Teks : Diding Karnadi

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster