Minim Fasilitas dan tak Terawat

 468 total views,  2 views today

Taman Hutan Punti kayu Salah Satu Objek Wisata di Palembang.

Taman Hutan Punti kayu Salah Satu Objek Wisata di Palembang.

PALEMBANG, KS -Pariwisata menjadi salah satu sektor, yang akan dikembangkan oleh Pemkot Palembang. Namun sampai saat ini, belum ada data resmi yang dikeluarkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Palembang, berapa target wisatawan yang bakal berkunjung di 2013.

Kepala Disbudpar Kota Palembang, M. Yanurpan Yany saat dibincangi beberapa waktu lalu hanya memastikan akan menggencarkan promosi objek wisata Palembang ke sejumlah daerah di Indonesia dan negara-negara di Eropa di 2013.

“Untuk Indonesia, kita memilih Bali. Sementara di luar negeri, kita memilih promosi di Eropa. Promosi ini, harus kita optimalkan agar jumlah wisatawan yang berkunjung ke Palembang semakin banyak,” jelasnya.

Nantinya berbagai kesenian dan kebudayaan serta makanan khas Palembang kata Tabrani, akan dipromosikan. Tidak hanya promosi, sejumlah objek wisata juga akan dilengkapi fasilitas pendukungnya seperti di pinggiran Sungai Musi dan Pulau Kemaro. “Sejumlah objek wisata di Palembang, terus kita benahi,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Sebenarnya setiap tahun, selalu dianggarkan dana untuk membenahi objek wisata di Palembang. Namun hasilnya ?, sejumlah objek wisata tersebut masih sepi pengunjung. Hasil pantauan Kabar Sumatera di sejumlah objek wisata di Palembang menunjukkan banyak objek wisata yang tidak terawat dan terkelola dan minim fasilitas.

Di BKB misalnya, mau pesing masih menyengat dibeberapa titik di objek wisata yang berada di tepian Sungai Musi tersebut. Sementara di objek wisata kawah tengkurep, kondisi jalan setapak yang dibangun menggunakan keramik sudah mulai hancur.

“Sebenarnya asyik, nyantai di BKB apalagi di malam. Namun sayang, minim fasilitas. Misalnya wc umum yang jauh. Selain itu disini juga kotor, dan bau pesing menyengat di beberapa tempat,” keluh Agung Prakoso, warga Jalan Seduduk Putih, Palembang.

Tidak hanya di BKB saja, di objek wisata kawah tengkurep, kondisinya juga serupa. Kompleks pemakaman raja-raja Palembang tersebut, juga tidak terawat dengan baik. Sejumlah bangunan mulai rusak dan kusam, minim penerangan dan fasilitas umum yang tidak ada.

“Perhatian ada dari pemerintah, namun dana yang diberikan setahun sekali itu pun kecil. Kami berharap, ada perbaikan khususnya lampu penerangan, jalan dan areal pemakaman yang sebagian agak mulai retak,” kata juru kunci kawah tengkurep, M Ihsan.

Kondisi yang tak jauh berbeda juga terlihat di objek wisata Taman Purbakala Bukit Siguntang. Kawasan yang dulunya diyakini sebagai pusat pendidikan agama Budha terbesar di Asia Tenggara itu, dikelola Disbudpar Sumsel. Kondisinya pun kurang terawat.  Sejumlah bangunan pendukung, seperti menara, wc sudah kusam dan rusak. Rumput juga tumbuh tinggi.

Teks     : Dicky Wahyudi

Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster