HBA Terancam Dinonaktifkan

 262 total views,  2 views today

Bupati Empat Lawang, Budi Antoni Al Jufri

Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Al Jufri (HBA)

PALEMBANG, KS-Jabatan yang diduduki H Budi Antoni Aljufri (HBA), sebagai Bupati Empat Lawang, terancam. Pasalnya,  Menteri Dalam Negeri (mendagri) mengancam akan menonaktifkan HBA, sebagai orang nomor satu di Empat Lawang jika statusnya menjadi terdakwa.

HBA sendiri, sudah diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam perkara dugaan suap dalam pemilihan umum kepala daerah (pemilukada), dengan tersangka mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar.  Bahkan, tim penyidik KPK juga sudah menggeledah kediaman pribadinya dan ruang kerjanya di Pemkab Empat Lawang.

“Kita akan taat dengan aturan, seperti Gubenur Riau, Rusli sudah menjadi terdakwa (disidang) dan telah disusulkan ke presiden, untuk dinoaktifkan, “kata Mendagri, Gawaman Fauzi saat dibincangi di rumah makan (RM) Pagi Sore, Palembang, Rabu (6/11).

“Di Sumsel, ada dua yang disebut-sebut. Empat Lawang, sekarangkan belum. Kalau sudah ditetapkan menjadi terdakwa, maka kita minta tadi gubernur untuk dikirim administrasinya ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Setelah itu, akan kita nonaktifkan,” sambungnya.

Bagaimana dengan Wali Kota Palembang, Romi Herton yang juga kediamannya sudah diperiksa KPK terkait kasus yang sama ?, Gamawan enggan mengomentarinya. “Kalau yang Wali Kota Palembang, kita tidak mau berkomentar. Karena kita belum tahu,” ucapnya.

Apakah kasus yang melilit dua kepala daerah di Sumsel itu, tidak akan menganggu kinerja pemerintahan ?, Gamawan menyakinkan, roda pemerintahan tidak akan terganggu. “Kita serahkan kepada hukum, silahkan saja berjalan terus. Kecuali nanti, kalau sudah ada ketentuan hukum lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin dibincangi di tempat yang sama tidak mau berkomentar. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada prosedur hukum dan aturan yang berlaku.  “Biarkan semuanya diserahkan kepada hukum dan aturan yang berlaku, yang jelas jika nanti ada bupati atau wali kota yang bermasalah tentu gubernurnya ikut sedih. Sebab ini menyangkut kita semua,” sebut Alex.

Terpisah, juru bicara KPK, Johan Budi ketika dihubungi Kabar Sumatera menyebut  sampai saat ini belum ada pemeriksaan lanjutan baik terhadap Wali Kota Palembang, Romi Herton maupun Bupati Empat Lawang, Budi Antoni Aljufri. “Statusnya masih sebagai saksi, namun tidak menutup kemungkinan ditetapkan sebagai tersangka jika buktinya lengkap,” tukasnya.

Sebagai informasi,  seperti diberitakan Kabar Sumatera, Selasa (29/10), kediaman Wali Kota Palembang, Romi Herton digeledah KPK. Hal yang sama dilakukan KPK di Empat Lawang. Jumat (1/11),  Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri kembali diperiksa KPK. Kali ini pemeriksaanya dilakukan di Kantor KPK, di Jakarta.

Juru bicara KPK, Johan Budi menyebut penggeledahan dan pemeriksaan itu terkait hasil pengembangan dari kasus mantan Ketua MK, Akil Mochtar sebelumnya yakni Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kabupaten Lebak, Banten.

Menurut Johan, dalam sengketa pemilukada Palembang dan Empat Lawang, diduga terjadi gratifikasi yang diberikan kepada Akil terkait kewenangannya sebagai hakim kontitusi MK. “Namun siapa yang memberikannya, belum bisa kita simpulkan karena masih didalami. Bisa saja, swasta atau penyelengara negara,” ujarnya.

Teks     : Alam Trie Putra/Imam Mahfudz Ali
Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster