Frustasi Ditinggal Ayah, ABG Bunuh Diri

22 total views, 3 views today

ilustrasi-gantung-diri
INDERALAYA|KS-Warga Kampung 1, Desa Tambang Rambang, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir (OI), mendadak gempar.

Pasalnya, anak baru gede (ABG) bernama Afrianti (18), nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon di plafon kamar rumahnya, Selasa sekitar pukul 09.45WIB. Diduga kuat korban mengakhiri hidupnya lantaran frustasi ditinggal ayahnya meninggal dunia lima bulan silam.

Informasi yang dihimpun, pada saat kejadian saksi yang merupakan ibu kandung korban bernama Rumina (52), dan keluarga lainnya Asan Basri bin Ali Adam tiba-tiba membuka kamar korban yang sedang dalam keadaan terkunci dari dalam.

Ketika hendak dibuka ibu korban menemukan anak gadisnya sudah terbujur kaku pada seutas tali yang diikatkan korban ke plafon kamar. Ibu korban terkejut melihat kondisi korban yang sudah tak bernyawa.

Ibu korban menceritakan pada pukul 08.00WIB, anaknya pamit keluar rumah dengan menggunakan sepeda motor untuk membeli tali. Seusai membeli tali di warung yang tak jauh dari rumah korban, lantas korban pulang.

Sekitar pukul 09.00WIB korban memanfaatkan rumah dalam keadaan kosong untuk mengakhiri hidupnya.

“Pagi itu saya lagi diluar rumah sebentar. Sekitar pukul 09.00WIB saya pulang dan langsung ke kamar, rupanya korban sudah tidak bernyawa lagi dengan menggantungkan diri pada seutas tali,” lirih ibu korban.

Sementara itu, Kapolres Ogan Ilir, AKBP Asep Jajat Sudrajat didampingi Kapolsek Muara Kuang Ipda Robby Sugara membenarkan adanya bunuh diri yang dialami warga Kampung 1, Desa Tambang Rambang.

Dari hasil pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), lanjut Kapolsek, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa seutas tali, satu buah ponsel milik korban.

“Usai kejadian, kami langsung membawa korban ke puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan medis. Dari hasil medis diduga sementara korban murni bunuh diri karena di dubur korban mengeluarkan kotoran, ada ingus dihidung korban. Diduga kuat korban bunuh diri akibat frustasi ditinggal bapak korban yang telah meninggal dunia sekitar lima  bulan yang lalu. Semasa hidupnya memang korban sangat dekat dengan bapaknya dan korban merasa sangat kehilangan,” kata Kapolsek.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com