4 Bak Sampah Disetiap Kelurahan

 331 total views,  2 views today

sampah

PALEMBANG, KS-Walau tujuh kali berturut-turut merebut Piala Adipura, namun bukan berarti persoalan kebersihan di Palembang sudah tuntas. Kebersihan masih menjadi salah satu pekerjaan rumah, yang sampai saat ini belum berhasil dituntaskan oleh Pemerintah Kota (pemkot) Palembang.

Karenanya menurut Kepala Dinas Kebersihan Kota (DKK) Palembang, Agoeng Noegroho,  semua kecamatan dan kelurahan di metropolis harus ikut mendukung dalam menuntaskan persoalan kebersihan tersebut.

“Karenanya pada 2014, kami menargetkan di setiap kelurahan minimal memiliki empat bak sampah dengan ukuran 4X4  meter. Di Palembang sendiri, ada 107 kelurahan,” kata Agoeng dibincangi di ruang kerjanya,  Rabu (7/11).

Dengan adanya bak sampah tersebut menurut Agoeng, diharapkan sampah di masing-masing kelurahan tidak bertebaran. Keberadaan bak sampah tersebut sambungnya, juga akan memudahkan bagi petugas DKK untuk mengangkut sampah dan membawanya ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Karenanya, lurah dan camat bisa menyiapkan lahan untuk membangun bak sampah tersebut. “Ini semua bertujuan agar masyarakat semakin sadar kebersihan, karena yang kita ketahui selama ini, kesadaran masyarakat masih kurang soal kebersihan, misalnya masih banyak warga yang membuang sampah di sungai-sungai, dan banyak lagi yang lainnya,”ujarnya.

Menurut Agoeng,  jika setiap kelurahan memiliki kotak sampah minimal empat bak, maka besar kemungkinan masalah kebersihan dapat teratasi, khususnya di pemukiman-pemukiman warga.

“Terkadang prilaku buruk warga membuang sampah sembarangan ini, di karenakan oleh kurangnya tempat untuk membuang sampah. Oleh karena itu kami optimis, jika pemukiman ada bak sampah maka prilaku buruk itu akan berkurang,”bebernya.

Agoeng mengatakan, ada satu kendala ketika DKK ingin membangun bak sampah di pemukiman-pemukiman warga, yakni bau yang ditimbulkan dari sampah tersebut. Masyarakat sering protes dan mengeluhkan bau tersebut. Namun, hal ini akan segera di koordinasikan, agar melakukan pembangunan bak sampah tersebut di lokasi yang aman dan tidak menggangu masyarakat.

“Itulah perlunya koordinasi, agar masyarakat tersebut bisa menentukan lokasinya. Untuk pembebasan lahan, kami akan anggarkan di APBD, selain itu kami juga akan bekerjasama dengan pengusaha untuk membangun bak sampah,”tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra
Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster