SKK Migas Akan Panggil PT BBP dan Pertamina EP

 368 total views,  2 views today

Alat berat sedang menggusur Lahan yang disengketakan antara PT BBP dan warga di Desa Sungai Baung Kec.Talang Ubi PALI. Foto diambil beberapa hari lalu sebelum terjadi penyetopan oleh warga.

Alat berat sedang menggusur Lahan yang disengketakan antara PT BBP dan warga di Desa Sungai Baung Kec.Talang Ubi PALI. Foto diambil beberapa hari lalu sebelum terjadi penyetopan oleh warga.

PALI | KS-Terkait kisruh pembebasan lahan PT Benakat Barat Petroleum (PT BBP) di Desa Sungai Baung Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas akan memanggil PT BBP dan PT Pertamina EP.

Seperti diberitakan Kabar Sumatera (KS) sebelumnya, puluhan warga dari Desa Sungai Baung Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Muara Enim dan Desa Padang Bindu Kecamatan Benakat Kabupaten Muara Enim melakukan penyetopan kegiatan land clearing PT BBP di Desa Sungai Baung.

Warga mengklaim PT BBP tidak berhak mengusahakan lahan tersebut karena masih milik warga. Jonedi salah satu warga merasa dirugikan. Ia mengaku kehilangan 100 hektar lahan miliknya karena dikuasai PT BBP.

Bahkan warga menuding, ganti rugi sebesar masing-masing Rp 200 juta kepada Rohim dan Fathoni salah alamat dan sarat konspirasi. Tanam tumbuh milik keduanya  baru berumur beberapa bulan.

Menyikapi kejadian ini, SKK Migas berencana memanggil PT BBP dan PT Pertamina EP Asset II yang mengelola sumur minyak didaerah tersebut.

Darwin, Humas SKK Migas menegaskan akan melakukan klarifikasi dengan memanggil pihak terkait. “Kita akan klarifikasi kepada PT BBP dan Pertamina. Bagaimana hal ini bisa terjadi” kata Darwin.

Menurut Darwin, SKK Migas  masih mempelajari kasus ini. Bila ternyata pembayaran ganti rugi tersebut tanpa melalui proses yang semestinya, maka pihak SKK Migas tidak akan bertanggung jawab dan akan kerugian akibat salah bayar akan ditanggung oleh BBP dan Pertamina.

“Lahan itu dibebaskan untuk diberikan kepada negara. Negara tidak mungkin mau membebaskannya bila ternyata dikemudian hari bermasalah. Karena itu kita akan klarifikasi terlebih dahulu” tambah Darwin.

Sementara itu, pihak PT BBP sampai berita ini diturunkan belum berhasil dihubungi. Pejabat perusahaan yang ditemui jum’at lalu, tidak mau memberikan pernyataan. Bahkan saat Kabar Sumatera (KS) menghubungi kembali Sabtu lalu, Humas PT BBP tidak ada ditempat.  Saat KabarSumatera menghubungi handphone Samsul Bahri, Deputi Field Manager di nomor 081388378*** namun nomor tersebut tidak aktif. Demikian juga saat di SMS tidak Kabar Sumatera tidak mendapat balasan.

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster