Report Dugaan Korupsi dana pendidikan di Sumsel

 378 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

* Di 2011. H Hatta Wazol SE, mantan kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Palembang. terdakwa dugaan korupsi terhadap sebagian dana bantuan corporate social responsibility (CSR) dan pengadaan sarana meubeler (berupa kursi meja murid dan guru) dari PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) pada tahun 2008-2009 dengan anggaran Rp 3,3 miliar.

* Di 2011. Tiga tersangka kasus dugaan korupsi mark-up pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) bagi dunia pendidikan pada Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Palembang APBN 2009 senilai Rp 9,3 miliar

Nur Adiba Hanum MKes, selaku direktur Poltekkes Palembang. Nur Adiba bertindak selaku ketua panitia pengadaan alkes tersebut. Sedangkan tersangka lain, H Hazairin Effendi selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) serta Syovinal selaku rekanan dari PT Rizki Pratama.

* Di 2012. Tujuh tersangka kasus dugaan korupsi dana alokasi khusus 2009 senilai Rp 11,8 miliar.

tujuh tersangka yang ditahan itu adalah mantan Kepala Dinas Disdikpora Idrusin Sinamit, Sekretaris Disdikpora Herman Madin, dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Arman

* Di 2013. Dua tersangka Hendra Mara Yudha dan Indra Gunawan, terlibat Kasus dugaan korupsi proyek penggadaan alat-alat laboratorium komputer di Fakultas Teknik serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwidjaja (Unsri) sebesar Rp47 miliar.

Sumber : Litbang Kabar Sumatera.





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster