Polda Sumsel Sebar Sniper

 300 total views,  2 views today

sniper

Ilustrasi

PALEMBANG, KS – Sebanyak Sebanyak 1.250 personil polisi dan Brimob akan mengamankan proses pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel terpilih masa priode 2013-2018 di gedung Palembang Sport and Convention Center (PSCC) tanggal 7 November 2013.

Selain itu, polisi juga menerjunkan penembak jitu yang ditempatkan di titik tertentu. “Kita juga menurunkan sniper. Sniper sudah kita siapkan,” kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova.

Menurutnya, penembak jitu dengan senjata api laras panjang itu akan ditempatkan di beberapa lokasi di yang tempatnya dirahasiakan. “Sniper dan juga para personel lainnya akan ditempatkan di area jalan tersebut. Yang pasti kita akan terus monitor dan pantau terus situasi dan perkembangan pada saat agenda tunggal itu berlangsung,” lanjutnya.

Djarod menambahkan, sniper diturunkan untuk mengantisipasi bila ada informasi seseorang atau kelompok yang akan menggagalkan pelantikan gubernur dan wakil gubernur Sumsel.

“Pengamanan akan dilakukan di tiga ring. Tiga ring itu yakni di dalam gedung, areal halaman PSCC dan jalan-jalan protokol, kantor gubernur, griya agung dan rumah kediaman gubernur dan wakil gubernur yang akan dilantik.

“Anggota yang terlibat dari semua fungsi, ditambah Brimob, semuanya sekitar 1.250 personil,” ungkap Djarod.

Lanjut Djarod, pengamanan akan dilakukan mulai pukul 08.00 WIB-24.00 WIB dan Gedung PSCC sudah harus steril sebelum acara dimulai. “Penyeterilan lokasi pelantikan ini  dilakukan Satuan Brimob Polda Sumsel dan Polresta Palembang,” katanya.

Disinggung soal pengaturan arus lalu lintas, Djarod mengaku tidak ada penutupan dan pengalihan rute. “Untuk akses jalan protokol, Jalan POM IX tidak dilakukan pentutupan, namun hanya di atur arus lalu lintas satu jalur, lurus saja,” ungkapnya.

Diterangkan Djarod bahwa pengamanan dilakukan standar dan sesuai dengan prosedur tetap (Protap) pengamanan dimana semua piket pungsi kepolisian dari Samapta, Reskrim, Polantas dan Interkrim diturunkan. Sehingga jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan petugas di lapangan sudah memahami dan siap untuk menanggulanginya.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster