Pensiuanan PNS Temukan Granat Aktif

 302 total views,  2 views today

Petugas Tim Jihandak Gegana Polda Sumsel  saat memeriksa granat

Petugas Tim Jihandak Gegana Polda Sumsel saat memeriksa granat

PALEMBANG, KS – Hendak membersihkan rumput di halaman rumah, Zulkarnain (60) pensiunan pegawai negri sipil (PNS), kaget bukan kepalang saat menemukan granat di halaman rumahnya, Selasa (5/11).

Warga Jalan Kancil Putih, lorong Pulau, RT 47, RW 10, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang itu kaget saat sabit yang digunakannya untuk menebas rumput mendarat disebuah besi, yang rupanya granat yang masih aktif.

Diceritakan Zulkarnain, pada saat kejadian, sekitar pukul 10.00 WIB, dirinya hendak membersihkan rumput yang sudah meninggi di depan rumahnya. “Granat itu saya temukan saat saya membersihkan rumput di halaman. Granat itu sempat terkena sabit saya,” kata Zulkarnain.

Granat yang ditemukan pensiunan PNS ini menyerupai kaleng sarden. Tubuhnya terbuat dari besi dan sudah berkarat. Pemicunya masih ada di bagian atas dan bentuknya seperti tutup botol.

Mulanya, Zulkarnain tidak menduga sabitnya mengenai granat. Ia mengira, benda keras yang terkena sabitnya hanyalah batu atau besi biasa. Namun, begitu diperiksa, benda yang mengenai sabitnya menyerupai granat. Meski tahu benda itu menyerupai granat, Zulkarnain masih penasaran.

Ia terus mencongkel benda itu dengan sabitnya. Setekah yakin benda itu granat, barulah Zulkarnain berhenti.

Takut terjadi apa-apa, Zulkarnain mendatangi Iptu Dahron, tetangganya yang menjabat Wakapolsekta Ilir Timur I Palembang.

Menurut penuturan Dahron, granat itu masih lengkap dengan pemicunya. Granat pun masih aktif dan suatu saat bisa saja mengeluarkan asap. Selanjutnya, Dahron menghubungi Polsekta Ilir Barat I Palembang beserta rombongan Gegana Brimob Polda Sumsel.

Ketua Tim Piket Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Gegana Polda Sumsel, Aipda Indra, granat yang ditemukan Zulkarnain memang masih aktif. Granat itu bisa mengeluarkan ledakan kecil dan selanjutnya mengeluarkan asap.

Granat ini biasa digunakan polisi atau TNI AD untuk membubarkan massa yang sedang orasi. “Granat ini daya ledaknya rendah. Tidak bisa menghancurkan benda, hanya mengeluarkan kepulan asap,” ujar Indra.

Usai olah TKP, tim Gegana Brimob Polda Sumsel membawa granat itu ke markas. Granat asap untuk sementara akan diamankan di sana.

Zulkarnain mengaku tidak tahu bagaimana granat itu bisa ada di halaman rumahnya.

Ia juga tidak tahu sudah berapa lama ada di halaman rumahnya. Hanya saja, ia menduga, granat itu keleceran atau sengaja dibuang oleh pemilik usaha rongsokan yang beberapa meter berada di depan rumahnya.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster