Gerindra Target Suara Terbanyak

 287 total views,  2 views today

gerindra

MUSIRAWAS, KS – Pencapaian target suara terbanyak pada Pemilu Legislatif 2014  bukan merupakan hal yang mustahil bagi partai gerindra Kabupaten Musirawas. Tentu saja untuk mencapai hal tersebut diperlukan kerja keras dan kekompakan para kader dilapangan

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Musirawas, Budiman melalui Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, A Udin Jusin, Selasa (5/11),  saat ditemui untuk persiapan rapat koordinasi para caleg Musirawras dan Caleg DPR RI yang saat ini duduk sebagai anggota Legislatif, Edie Prabowo besok.

“Kami telah menempatkan beberapa caleg di 6 Daerah Pemilihan (Dapil). Setidaknya ada 12 caleg yang kami anggap mempunyai kualitas dan elektabilitas lebih tinggi dari yang lainnya sehingga diharapkan dapat meraup suara sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Ia menambahkan, target yang dicanangkan minimal harus mendapatkn 8 kursi. Sehingga bila tidak ada partai yang melebihi kita dapat menduduki kursi Ketua DPRD atau minimal wakil,” kata A Udin.

Menurut Udin, jika target dapat tercapai maka akan lebih dapat menambah kekuatan Gerindra untuk memenangkan Bakal Calon Presiden (Bacapres), Prabowo Subianto dalam pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres), mendatang.

“Antara pileg dan pilpres dapat saling menunjang. Artinya pencapaian suara maksimal Partai Gerindra dapat memanfaatkan atau berasal dari vigur Prabowo demikian juga untuk pemenangan dalam pencapresan Prabowo karena raihan suara Partai Gerindra merupakan tiket menuju capres,” katanya.

Sambungnya, hal mendasar yang akan dilakukan Partai Gerindra bila menduduki kursi legislatif dengan target ketua tercapai yakni akan segera memperbaiki infrastruktur, pertanian, perkebunan dan perikanan. “Selain itu pendidikan dan kesehatan tetap juga menjadi prioritas,” ungkapnya.

Caleg Gerindra dari dapil satu, Ramanda Dwi Putra saat dikonfirmasi masalah pencalonan dirinya menuju kursi DPRD menyampaikan bahwa saat ini dirinya baru tahap sosialisasi ke masyarakat sebagai caleg.

“Saat ini kami masih dalam tahap sosialisasi. Bentuknya dengan memperkenalkan diri kepada masyarakat melalui silaturahmi dengan mengadakan pertemuan-pertemuan maupun menjumpai para tokoh agama maupun masyarakat langsung ke rumah,” ujarnya.

Disingung pembatasan baliho oleh bawaslu, Ramanda menjelaskan, sepanjang peraturan itu belum diberlakukan sah-sah saja caleg memasang baliho tetapi bila peraturan itu nanti akan  diberlakukan, maka akan mencabutnya.

“Intinya kami akan tetap mentaati peraturan yang ada, namun selama belum ada larangan, kami tetap melakukan sosialisasi yang kami lakukan sekarang,” pungkasnya.

Teks : Faisol

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster