Agustina : Kebijakan Disdikpora Tidak berikan solusi

 203 total views,  2 views today

PALEMBANG | KS.-Perseteruan antara para guru dengan Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 14 Palembang masih belum menemui titik terang, meski Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang telah mempertemukan kedua belah pihak

“Kita akan mengambil jalan tengah dengan tidak melakukan mutasi kepada Kepala Sekolah yang bersangkutan,” kata Zulinto saat dibincangi Kabar Sumatera.

Pihak yang berseteru kata zulinto, tetap menjalankan tugas seperti biasa yang diberikan kesempatan hingga Desember mendatang, untuk memperbaiki kesalahan serta membuat SMA 14 Palembang kembali konduksif.

“Langkah tersebut kita berikan agar pihak guru yang berseteru dapat menjalin hubungan yang harmonis dan mempebaiki kesalah pahaman. Namun proses hukum akan tetap berlanjut sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Zulinto mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan ada kebijakan lain dari Wali Kota “Jika ada kebijakan lain dari Wali Kota Palembang H Romi Herton, mau tak mau harus menaati kebijakan tersebut,” terangnya.

Ditanya mengenai kebijakan Disdik terhadap oknum guru yang diduga melakukan tindakan asusila?. Zulinto menyebut. Oknum guru tetap diproses. “Yang bersangkutan tetap menjalani proses dan bersangkutan telah dimutasi ke UPTD Sukarami,” bebernya.

Sementara itu, Kepala SMA 14 Palembang, Agustinawati menyatakan keberatannya atas solusi yang diambil Disdikpora. Tina berujar, kebijakan yang diambil Disdikpora Palembang tidak memberikan solusi serta jalan terbaik, untuk perkembangan pendidikan.

“Saya yakin dengan kebijakan tersebut tidak membuat suasana sekolah menjadi baik, karena guru sering melakukan provokasi terhadap siswa,” tukasnya.

Teks : Ridiansyah

Ed : Romi Maradona





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster