Todong Karyawan Danamon, Kaki Hartono Ditembak

 288 total views,  6 views today

Tersangka saat di Polsek

Tersangka saat di Polsek

PALI | KS -Kesigapan jajaran Polsek Talang Ubi dalam mengungkap kasus yang meresahkan masyarakat betul-betul harus diacungi jempol. Tidak membutuhkan waktu lama, pelaku kejahatan berhasil ditangkap oleh aparat pimpinan Kapolsek AKP Zai’an ZL.

Seperti peristiwa penodongan yang dialami Irman Sawiran (28) karyawan Bank Danamon simpan pinjam Talang Ubi, yang terjadi pada Jumat (25/10) lalu, jajaran Polsek Talang Ubi hanya membutuhkan waktu satu minggu untuk menangkap pelaku penodongan.

Ketiga pelaku penodongan berhasil diungkap petugas. Dua diantaranya sudah diamankan di Mapolsek Talang Ubi. Sementara satu lagi masih dalam pengejaran polisi.

Menurut Ipda Roni Hermawan Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi tersangka pelaku penodongan adalah Hartono Bin Rustam (27), warga Dusun II Desa Sukamaju Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI. Rustam terpaksa  harus dihadiahi tiga butir timah panas. Dua bersarang di kaki kanan dan satulagi bersarang di kaki kiri.

Satu rekan tersangka lainnya yang ikut ditangkap adalah Bambang Irawan bin Matawi, (18 tahun), warga Talang Tambak kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI. Sedangkan satu tersangka lain, yang identitasnya berhasil dikantongi hingga kini masih terus dalam pengejaran aparat Polsek Talang Ubi (DPO-red).

Keduanya ditangkap Sabtu (2/11) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di rumah Hartono. Hartono terpaksa dilumpuhkan petugas, sebab saat hendak ditangkap, dirinya berusaha kabur dengan memanjat genteng rumahnya. Sedangkan tersangka Bambang, kooperatif dengan petugas.

Informasi yang berhasil dihimpun KabarSumatera (KS), kedua tersangka (Hartono dan Bambang) bersama rekannya Hm  (DPO, red), melakukan penodongan terhadap korban Irman Sawiran (28) karyawan Bank Danamon simpan pinjam Talang Ubi, pada Jumat (25/10), sekitar pukul 10.50 WIB di jalan simpang empat Desa Sukamaju Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

Irman bersama rekannya Yanto, saat itu berangkat dari Bank Danamon simpang pinjam Pendopo dengan tujuan Desa Tambak, Desa Sukarami dalam rangka kunjungan ke tempat nasabah.

Saat korban melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban dicegat oleh tiga orang pelaku yang tiba-tiba muncul dari kebun sawit. Ketiganya menggunakan tutup kepala.

Seorang pelaku, memegang senjata api jenis Pistol, pelaku lain memegang sebilah parang. Pistol pelaku kemudian ditodongkan kepada korbannya, yang langsung memerintahkan kepada korban untuk turun dari motor.

Di saat bersamaan, muncul satu pelaku lagi Hs (DP), yang posisinya sudah berada di belakang korban. Hs langsung menarik teman korban (saksi) Yanto untuk turun dari motor. Satu diantara pelaku ini langsung memukul korban Irman dengan menggunakan sepotong kayu mengenai lengan kanannya.

Selanjutnya, komplotan ini langsung membawa kabur sepeda motor korban Honda Revo Nopol BG 2601 CO warna hitam. Pelaku juga berhasil mengambil satu unit blackberry, dua unit handphone, dompet, berkas-berkas penting milik korban, serta uang tunai sebesar Rp1,2 juta. Atas kejadian tersebut korban menderita kerugian material yang ditaksir hingga Rp 12,2 juta.

Kapolsek Talang Ubi, AKP Zai’an ZL didampingi kanit Reskrim Ipda Roni Hermawan, membenarkan pihaknya menangkap dua komplotan penodong meresahkan, yang sering beraksi di Talang Ubi ini. “Memang benar ada satu orang tersangka pelaku penodongan dengan kekerasan yang mau kabur saat hendak ditangkap. Untuk melumpuhkannya maka anggota pun meletuskan tembakan,” kata Kapolsek, AKP Za’ian.

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster