Saat Mabuk, Edo Diciduk Petugas

 274 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG, KS – Sedang asik mabuk minum-minuman keras (Miras), Edwarsyah (42), ditangkap petugas Sat reskrim Polsekta Sukarami Palembang.  Edwarsyah ditangkap lantaran gelap mata telah menganiaya temannya sendiri.

Warga Jalan M Yusuf Zein, Perumahan Dirgantara Permai, Blok U8, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami ini, merupakan daftar pencarian orang (DPO), Polsekta Sukarame yang sudah di buru selama dua tahun.

Pelaku berhasil ditangkap saat pesta miras di kantor perumahan yang ada di Talang Betutu Sukarami Palembang, Minggu (3/11) pukul 01.00 WIB. Pria yang akrab disapa Edo itu diduga pelaku penganiaya terhadap Darsono (40), dua tahun silam.

Saat ditangkap, Edo sempat berontak karena pengaruh mirasnya. Namun, polisi tidak menyerah dan tetap menggiring pelaku ke kantor polisi. “Dua tahun ini saya tidak kemana-mana. Hanya saja, saya sering berada di Plaju rumah orangtua, bukan di rumah saya yang ada di Talang Betutu,” kata Edo.

Di ruang Kanit Reskrim Polsekta Sukarami, Edo mengaku telah menganiaya Darsono dengan menusuk dua tulang belikat, pipi, dan lengan Darsono. Ia melakukan itu karena kesal Darsono telah ingkar janji.

“Dia janji sama saya akan memberikan sejumlah uang kalau saya berhasil bantu jual tanah. Namun, begitu tanah itu terjual, dia malah ingkar janji,” kata Edo.

Edo menganiaya Darsono saat keduanya menonton orgen tunggal yang ada di sekitar keduanya pada Oktober dua tahun silam. Edo yang hendak menagih uang kepada Darsono terus menghampiri Darsono. Namun, tidak tahu apa alasannya, setiap kali didekati Edo Darsono terus menghindar.

Saat tahu Darsono sedang buang air kecil, Edo yang kesal menghampiri Darsono. Tanpa basa-basi, Edo menghujamkan pisaunya ke tulang belikat Darsono. Namun, Darsono masih bisa melawan dengan melempari botol miras ke arah kepala Edo. “Perlawanannya berakhir setelah saya tusuk tangannya. Usai kejadian itu, saya nginap di rumah orangtua yang ada di Plaju,” kata Edo.

Kapolsekta Sukarami Palembang, Kompol Imam Tarmudi, melalui Kanit Reskrim, Iptu Sembiring, membenarkan penangkapan itu. Edo bahkan sempat membuang pisau sesaat sebelum ditangkap.

“Kita dapat informasi dia ada di lokasi. Kami yang tengah patroli langsung mendatangi lokasi dan menangkapnya saat mabuk,” kata Sembiring.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster