Gaji Besar, Disiplin Kurang

 336 total views,  2 views today

Ilustrasi Razia PNS yang Keluyuran di Jam Kerja Oleh Satpol PP | net

Ilustrasi Razia PNS yang Keluyuran di Jam Kerja Oleh Satpol PP | net

PALEMBANG, KS-Pemerintah sempat melakuan moritorium PNS, itu dilakukan karena banyak daerah di Indonesia yang kelebihan jumlah abdi negaranya sehingga mayoritas anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) habis untuk membayar gaji PNS.

Di Sumsel, kondisinya juga sama. Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menyebut jumlah PNS dilingkungan pemerintah provinsi (pemprov) sudah berlebihan.  “Jumlahnya sudah berlebihan, tidak efisien,”kata Alex beberapa waktu lalu.

Pernyataan orang nomor satu di Sumsel itu, sama seperti diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKB) Sumsel, Muzakir. Ia mengatakan, total PNS di lingkungan pemprov sekitar 7.686 PNS.

“Ada kelebihan jumlah PNS, mencapai 4000 pegawai. Padahal setiap tahunnya, hanya ada 300 PNS yang memasuki usia pensiun. Kelebihan ini, membebani anggaran,”kata Muzakir beberapa waktu lalu.

Kondisi di Palembang, juga tak jauh berbeda. Data PT Taspen Cabang Palembang, menyebutkan jumlah PNS di Pemkot Palembang sebanyak 15.993 orang. Terbanyak berasal dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Palembang.

“Namun PNS yang pensiun waktu 1 Mei 2011-1 Januari 2013, sebanyak 358 orang. Mereka yang pensiun, golongan IV ada 127 orang, golongan III (101), golongan  II (31), dan  golongan I ada 1 orang. Kalau dikalkulasi sejak awal tahun ini, jumlah PNS yang pensiun mencapai 420 pegawai atau 2 persen lebih dari jumlah personel profesi guru  mencapai 186 orang,” jelas kepala Cabang PT Taspen (Persero) Palembang, Sofyan Bangun beberapa waktu lalu.

Walaupun jumlah PNS yang pensiun cukup besar, Kepala BKD Kota Palembang, Kurniawan menyebut Pemkot Palembang belum bisa memastikan kapan akan menerima CPNS dari jalur umum. “Tahun ini, seleksi CPNS hanya untuk honorer katagori dua (K2). Kita tidak bisa menerima CPNS karena belanja pegawainya lebih dari 50 persen dari APBD,”ungkapnya.

Menumpuknya jumlah PNS di Sumsel tersebut terbilang wajar, karena PNS masih menjadi pilihan profesi utama bagi masyarakat Indonesia. Ini dikarenakan berbagai penghasilan dan tunjangan yang mereka peroleh tiap bulannya. Informasi yang dihimpun tahun ini saja gaji PNS naik rata-rata 7 persen dari gaji pokok.

Sebagai informasi gaji PNS saja untuk Golongan IIIa dengan masa kerja 0 tahun, gaji pokoknya Rp 2.046.100 dan tertinggi IIId dengan masa kerja 32 tahun adalah Rp 3.742.300. PNS Golongan IVa masa kerja 0 tahun adalah Rp 2.436.100 sedang tertinggi untuk golongan IVe Rp 4.608.700 . Ini belum ditambah dengan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP).

Namun fasilitas berlebih, tidak sebanding dengan kinerja. Data Inspektorat Kota Palembang, seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sebagian besar disiplinnya masih cukup rendah. Sebagian besar PNS, banyak yang meninggalkan tempat kerja tanpa keterangan, hal ini berdasarkan sidak dengan Pol PP. Yang mana masih didapatkan PNS  yang berkeliaran saat jam kerja dengan pakaian seragam PNS, pada hal pemerintah sudah melarang PNS berkeliaran saat jam kerja.

“Kalau dilihat ketidak disiplinan PNS ini karena mereka tidak adanya pekerjaan yang akan dilakukan, atau dengan kata lain sebagian pekerjaan tersebut telah dilakukan oleh para tenaga honorer,”jelas Kepala Inpspektorat Kota Palembang, Toto Suparman, beberapa waktu lalu.

Teks     : Dicky Wahyudi

Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster