BPBD Kota Pagaralam : Rentan Bencana, Tapi Minim Peralatan

 582 total views,  2 views today

bpbd

PAGARALAM, KS—Memasuki musim penghujan saat ini, Kota Pagaralam sangat rentan terjadi bencana, mulai dari tanah longsor, puting beliung dan banjir bandang. Ironisnya, meski rentan bencana alam, berbagai fasilitas yang dimiliki saat ini, masih tergolong minim, sehingga hal itu, menjadi suatu kendala dalam melaksanakan penanggulangan bencana.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam, Herawadi S.Sos, Minggu  (3/11).

Menurut Herawadi, BPBD Kota Pagaralam sejauh ini mengalami kesulitan saat melakukan penanggulangan bencana, sedangkan kejadian banjir bandang dan tanah longsor sudah berulangkali terjadi dalam kurun satu tahun ini seperti tanah longsor maupun banjir bandang.

“Tiap  kali terjadi bencana, kita terpaksa melakukan evakuasi dengan menggunakan peralatan manual seadanya, mengingat fasilitas lainya belum dapat dipenuhi karena masih terkendala dana yang belum begitu memadai,” katanya.

Ia mengatakan, sebagai garda terdepan, seharusnya pihak BPBD menjadi andalan di saat penanggulangan bencana dalam membantu masyarakat yang tertimpah musibah. Sebab itu, diharapkan adanya peralatan  yang memadai, sehingga pekerjaan tersebut dapat lebih efektif dan efesien dalam melaksanakan penanggulangan-penanggulangan bencana yang setiap saat dapat terjadi.

“Idealnya dilengkapi peralatan yang memadai agar pekerjaan penanggulangan bencana dapat lebih efektif dan efesien,” katanya lagi.

Sebetulnya, kata dia, Pagaralam merupakan daerah rawan bencana, sementara perlengkapan peralatan yang dibutuhkan untuk mengatasi pekerjaan tersebut sangat minim. Meski begitu, pihaknya akan berupaya mengusulkan peralatan-peralatan  yang berperan penting dalam penanggulangan bencana, baik itu melalui APBD maupun APBN. Sehingga melalui perlengkapan peralatan evakuasi dimaksud, dapat sedini mungkin dilakukan.

“Pihak BPBD Kota Pagaralam tengah berupaya semaksimal mungkin dalam melakukan proses evakuasi terhadap masyarakat yang tertimpa bencana. Kita selalu siap terjun kelapangan  untuk melakukan penanggulangan meski masih mengunakan peralatan manual seadanya,” ujarnya.

Teks : Antoni Stefen

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster