Bos Karet di Rampok Kawanan Bersenpi

 319 total views,  2 views today

Ilst.

Ilst.

INDERALAYA|KS-Aksi perampokan bersenjata api di wilayah hukum Polres OI, lagi-lagi terjadi. Kali ini korbannya menimpa seorang toke karet bernama Hifni serta sopirnya bernama Akmaludin (38), warga Dusun II, Desa Betung II, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sabtu (2/11), sekitar pukul 06.30 WIB.

Tidak tanggung-tanggung, gerombolan rampok bersenpi tersebut berjumlah 15 orang dimana empat menggunakan senpi dan selebihnya dipersenjatai dengan senjata tajam (sajam).

Akibat peristiwa tersebut, uang untuk membeli karet sebesar Rp 150 juta raib di bawa komplotan tersebut. Bukan itu saja, para perampok tersebut juga melukai Akmaludin hingga menyebabkan luka robik di kening.

Hingga kini, petugas masih menyelidiki dan memburu kawanan perampok bersenpi tersebut.

Informasi yang dihimpun, saat itu bos karet bernama Hifni (30),  warga Desa Betung Kecamatan Lubuk Keliat bersama sopirnya bernama Akmaludin alias Udin (35) warga yang sama, bermaksud untuk membeli karet ke Desa Rantau Sialang dan Desa Suka Pindah dengan menggunakan truk BG 9999 TN.

Apesnya, sebelum memasuki sebelum memasuki Desa Bantian. Kecamatan Lubuk Keliat, truk yang ditumpanginya dihadang oleh 15 orang perampok yang dibekali senpi dan sajam.

Setelah berhasil menghentikan paksa, ada empat perampok yang langsung mendekati dan masing-masing menodongkan senpi ke arah korban. Salah satu perampok langsung memecahkan kaca dan mengenai kening sopir yakni Akmaludin.

Dalam sekejab, uang Rp 150 juta dan kunci kontak truk langsung di bawa kawanan perampok. Para korban langsung meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Batu.

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kapolsek Tanjung Batu AKP Eddy Suratno saat dikonfirmasi membenarkan adanya perampokan tersebut.

“Pelaku berjumlah 15 orang menodong menggunakan  senpi. Korban mengalami kerugian uang Rp 150 jt dan luka sobek di bagian kepala. Kita masih menyelidiki dan melakukan pengejaran,” singkatnya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster