Berebut Menjadi Abdi Negara

 265 total views,  2 views today

pns

PALEMBANG, KS-Minggu (3/11), seleksi calon pegawai negeri sipl (CPNS) digelar serentak di kabupaten dan kota di Sumatera Selatan (Sumsel) baik dari jalur umum maupun dari jalur honorer katagori dua (K2).

Tercatat, ada ribuan CPNS yang mengikuti seleksi tersebut. Di Indonesia, PNS adalah salah satu profesi yang paling dicari. Tiap tahun, ribuan orang berduyung-duyung mengikuti seleksinya calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Itu karena, ada anggapan disebagian besar masyarakat Indonesia menjadi abdi negara berarti masa depan terjamin dikarenakan adanya berbagai jaminan mulai dari gaji bulanan, tunjangan, kesehatan sampai dengan dana pensiun.

Di Sumsel, kondisnya tak jauh berbeda.  Sejumlah masyarakat yang dibincangi Kabar Sumatera menempatkan PNS sebagai pilihan utama profesi mereka. Indah Iriani (24), warga Jalan Mayor Salim Batubara, Lr Bendung, Sekip ini misalnya.

Wanita yang berprofesi sebagai guru di salah satu sekolah swasta di Palembang itu mengaku jika ada seleksi CPNS, ia pasti mengikuti. “Tak masalah, walau harus di luar Palembang.  Yang penting, ada formasi sesuai dengan jurusan saya,”aku Indah ketika dibincangi saat menunggu kendaraan di Halte Transmusi di Simpang Charitas, Palembang,  kemarin.

Ia mengaku, rela menempuh perjalanan jauh, bersusah payah mengambil dan mengirimkan formulir untuk mengikuti seleksi CPNS. “Menjadi PNS, berarti masa depannya lebih terjamin. Sebab gaji bulanan, tunjangan dipastikan naik secara berkala. Yang pasti masa depan kita lebih baik. Tidak perlu pindah kerja sana, pindah kerja sini. Memang berat, banyak saingan. Tetapi itu resiko,” ungkapnya.

Pengakuan tak jauh berbeda disampaikan Dina Indriani (27), warga Jalan KH Azhari, Lr Pedatuan, Kelurahan 8 Ulu, Palembang. Menurutnya, ia sudah dua kali mengikuti seleksi CPNS. “Pertama kali di Baturaja, yang kedua di Bangka. Kedua-duanya tidak lulus. Tidak tahu kenapa, katanya harus ada uang dan orang dalam baru bisa lolos,” keluh Dina.

Alumni FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) ini mengaku jika memang tahun ini ada seleksi CPNS, ia akan mencari peruntungan sekali lagi. “Kalau saja lolos. Kalau tidak lolos, ya sudah. Namanya juga berusaha,”ujarnya.

Tingginya minta masyarakat untuk menjadi PNS tersebut, berbanding lurus dengan data Kantor Pos Palembang.  Tingginya minat warga menjadi abdi negara tersebut, sering dimanfaatkan oknum tertentu untuk bermain mata mencari keuntungan.

Namun itu dibantah oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel, Muzakir. “Pelaksanaan seleksi CPNS, ini murni. Tidak ada istilah suap, kalau ada yang bicara begitu jangan mudah percaya. Mana mungkin pihak terkait melakukan perbuatan seperti itu, karena sudah ada pengawalan dan pengamanan. Jadi saya tegaskan, tidak ada istilah ada oknum yang berbuat curang, kalaupun ada nanti akan kita tindak tegas dan mesti dilaporkan,” tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi

Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster