Pengusaha Ditawari Relokasi Usaha

 320 total views,  2 views today

Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa memukul gong sebagai simbolisasi dibukanya Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) 2013 di Hotel Aryaduta Palembang,Jum’at (1/10). | Foto : Bagus Kurniawan/KS

Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa memukul gong sebagai simbolisasi dibukanya Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) 2013 di Hotel Aryaduta Palembang,Jum’at (1/10). | Foto : Bagus Kurniawan/KS

PALEMBANG, KS-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin menawarkan kepada pelaku usaha untuk merelokasi usahanya dari kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek). Tawaran ini disampaikan Alex, saat menghadiri rapat pimpinan nasional (rapimnas) Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Jumat (1/11) di Hotel Aryaduta, Palembang.

Alex menyebut, Sumsel akan membuka pintu lebar-lebar jika ada pengusaha yang berminat untuk merelokasi usahanya dari Jabotabek ke Sumsel.  Menurutnya, Sumsel layak menjadi tempat pilihan membangun usaha.

“Sumsel saat ini mengalami perkembangan yang pesat dari tahun ke tahun. Sumsel juga, memiliki potensi sumber daya alam (SDM) berlimpah dan sumber daya manusia (SDM), yang tidak kalah berkualitas,” kata Alex.

Dari sisi keamanan, Sumsel bebernya termasuk kawasan di Indonesia yang kondusif. Pemerintah Provinsi (pemprov) sambungnya, juga berkomitmen untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas infrastruktur dan menjaga keamanan investasi.

“Ada lokasi yang tepat, untuk mengembangkan usaha di Sumsel. Yakni di kawasan Tanjung Api-api (TAA), karena sudah ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) oleh pemerintah pusat. Kalau soal perizinan, akan kami permudah. Dalam waktu 1×24 jam bisa selesai, bahkan kalau perlu izinnya akan diantarkan ke rumah,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Hatta Radjasa menyebut pemerintah terus memberikan kemudahan, sehingga  perkembangan ekonomi akan lebih baik lagi.

Akan tetapi, dalam mendorong perekonomian itu peranan kadin sangat banyak sehingga agenda rapat kali ini dapat memberikan masukan dan rekomendasi dalam berinvestasi.

“Khusus di Sumsel, kita telah melakukan skala prioritas yakni dengan menetapkan TAA menjadi KEK. TAA dipilih sebagai pusat ekonomi di Sumsel, karena lokasinya yang memang layak,” ungkap Hatta.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, Kadin diharapkan dapat mengajak sekaligus merangkul pebisnis yang masih pemula, untuk membantu peningkatan prekonomian masyarakat.

Hal demikian cukup penting, mengingat perekonomian di dunia pun saat ini sedang mengalami penurunan. Ia menambahkan, banyak sesuatu yang perlu diselesaikan dalam kondisi sekarang ini seperti menjaga pertumbuhan ekonomi, menjaga daya saing, dan  menjaga iklim investasi.

“Saat ini daya saing produksi Indonesia masih lemah, terutama pada produk ekspor. Selain itu, perlunya meningkatkan daya hilirisasi, agar perekonomian di Indonesia semakin meningkat,” tukasnya.

Teks     : Imam Mahfudz Ali
Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster