Pasutri Kepergok Curi Belasan Kaleng Susu

 275 total views,  2 views today

Ilsutrasi

Ilsutrasi

PALEMBANG, KS – Kepergok saat mencuri belassan kaleng susu di Hypermart Palembang Indah Mall (PIM), pasangan suami istri (Pasutri) dijebloskan ke balik jeruji Polsekta Ilir barat I Palembang, Kamis (31/10).

Alamsyah (36) dan Nopriani (24), pasutri ini tidak dapat berkutik, saat mencoba memindahkan belasan kaleng susu curian ke dalam mobil. Pasalnya petugas keamanan PIM memergoki kejadian itu langsung menangkap pelaku dan menyerahkannya ke pihak ke Polisian Polsekta IB I.

Pasutri yang tinggal di Jalan Jenderal A Yani, Lorong K A Majit, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Sebrang Ulu I Palembang ini diduga kuat sindikat pencuri kaleng susu di supermarket.

Namun, Nopriani dan Alamsyah tidak mengakui telah mencuri keenambelas kaleng susu tersebut. Mereka pun enggan bicara banyak saat dijumpai di Mapolsekta IB I Palembang Jumat (1/11). Keduanya juga enggan memperlihatkan wajah dengan terus menutupi wajah dengan tangan dan baju.

Malah, Alamsyah mengaku dirinya bukanlah suami dari Nopriani. Pengakuan Alamsyah ini membuat Nopriani menangis karena kecewa. “Kok kakak bicara gitu? Kita ini kan memang pasutri,” kata Nopriani sambil menangis.

Saat beraksi, pasutri ini tidak hanya berdua. Mereka beraksi bersama sepasang pasutri yang lain. Hanya saja, pasutri yang masih buron ini tidak ikut masuk ke mall, melainkan hanya menunggu di dalam mobil Daihatsu Luxio yang dikendarai keempatnya.

Nopriani dan Alamsyah yang memiliki tugas sebagai eksekutor masuk ke Hypermart PIM dengan pura-pura belanja susu berbagai merk dalam jumlah yang banyak. Namun, karena gelagat keduanya mencurigakan, seorang satpam menghamipiri dan diketahui Alamsyah dan Nopriani hendak mencuri.

Oleh satpam itu, Nopriani dan Alamsyah dipaksa kembali ke mobil yang mereka tumpangi. Rupanya, pasutri yang menunggu di mobil sudah melarikan diri tanpa membawa mobil yang ditumpangi.

Kapolsekta Iilir Barat I Palembang, Kompol Budi Santoso, melalui Wakapolsekta IB I Palembang, Iptu Yulia Farida, membenarkan penangkapan itu. Selain kedua pelaku, polisi juga menyita 16 kaleng susu dengan harga mencapai Rp 3,6 juta serta mobil Daihatsu Luxio yang hanya dilengkapi STNK.

“Kita masih mencari status mobil itu karena tidak ada BPKB dan STNK juga tidak atas nama mereka. Kedua pelaku juga tidak bersifat koperatif karena enggan bicara,” kata Yulia.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster