Ada “Pempek” Sabu di Rutan Pakjo

 362 total views,  2 views today

Tersangka Sajili bersama barang bukti sabu

Tersangka Sajili bersama barang bukti sabu

PALEMBANG, KS – Seorang narapidana di rumah tahanan (Rutan), Pakjo Palembang tertangkap tangan mengantongi satu paket sabu seharga Rp 200 ribu, Senin (30/9) pukul 16.00 WIB.

Diduga, sabu itu didapatnya dari kerabatnya yang membesuk ke rutan. “Sabu itu memang saya yang mesan dan minta diantar sama teman. Oleh teman saya, sabu itu dimasukkan ke pempek saat membesuk,” kata Sajili (24), warga binaan tersebut.

Dijelaskan Sajili, dia memang ingin mengkonsumsi sabu. Sebab itu, dia nekat memesan sabu sama temannya. Namun, Sjaili mengaku tidak memberi sejumlah uang kepada temannya itu. Ia pun mengaku tidak tahu temannya mendapatkan sabu dari siapa.

“Saya ditangkap karena kasus bertengkar. Sudah 25 hari saya disini dan belum menjalani sidang,” kata Sajili.

Sebelum ditangkap, Sajili menunjukkan gelagat mencurigakan. Begitu dihampiri oleh salah satu petugas rutan, dia berusaha mengindar dan tangannya terus berada di dalam saku celanannya.

Saat petugas sudah ada di dekat, warga Jalan Ki Gede Ing Suro, Lorong Tanggo Tanah, kelurahan 29 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II ini hampir saja berhasil membuang sabu.

Namun, keburu dicegah petugas dan sabu pun dijadikan alat bukti. “Saya akan mengkonsumsinya di dalam sel. Alat isapnya sudah ada setelah diberi teman saya beberapa waktu lalu,” kata bapak beranak satu ini.

Kepala Rutan Pakjo Palembang, Yulius, melalui Kepala Keamanan Rutan, Tri Purnomo, membenarkan penangkapan itu. Sajili selanjutnya akan dilimpahkan ke Polda Sumsel untuk diproses lebih lanjut.

“Dia ditangkap petugas jaga. Sebelumnya, ia ditangkap karena telah menganiaya,” kata Tri.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster