Sijago Merah Hanguskan Rumah Kabid Humas Polda

 420 total views,  2 views today

PALEMBANG, KS – Sijago merah kembali mengamuk, kali ini  satu rumah bedeng dua pintu milik mantan Kabid Humas Kepolisian Daerah (Polda), Sumatera Selatan (Sumsel), Kombes Pol Purn Abu Sopah Ibrohim.

Api diduga akibat arus pendek listrik, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini namun rumah salah satu bedeng milik Albert sempat dijarah oleh pencuri yang mencari kesempatan ketika warga lain sibuk memedamkan api.

Informasi yang dihimpun, kejadin terjadi Minggu (29/9) sekitar pukul 01.00 WIB di bedeng bernama Pondok Apple Green Jalam Swadaya, Lorong Muslimin, No 2134, RT 40, RW 13, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-Alang Lebar (AAL).

Bedeng tiga rumah masing masing dua pintu itu menghanguskan satu rumah dua pintu yakni blok A yang tempati oleh Dewi (27) sedangkan blok B ditempati ibunya Yana (50) dan anaknya Lia (23).

“Kalau punyo aku idak dijarah cuman yang tetanggo aku blok D bedeng milik pak Albert dan Ibu Istiqomah. Emas di dalam lemari yang dicuri tinggal kotaknyo bae yang tinggal idak di embeknyo. Api cepat nian nyamber plapon rumah untung ado pemadam kebakaran jadi idak yamber ke bedeng sebelahnyo, tapi barang-barang ibu samo dewi dak katek yang pacak diselamatke kareno api cepet nian yambar,” ujar Fitri (25) tetangga korban tinggal di blok C.

Pemilik bedeng, Abu Sopah Ibrohim ketika di temui di rumahnya mengatakan, sekitar pukul 01.00 WIB dirinya mendapat telpon. Ketika ia sampai di rumah, api sedang dipadamkan oleh warga sekitar.

Sekitar satu jam datang mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kota Palembang sekitar enam unit.

Ia menduga api berasal dari konsleting listrik yang berada di atap bedenga Dewi karena api pertama kali muncul di atap lalu menyambar kayu plapon bukan karena kompor gas maupun obat nyamuk.

“Pertama, saya bertetima kasih dengan BPBPK karena sudah datang untuk memadamkan api walaupun kedatangnnya sedikit terlambat, seharusnya per kecamatan itu ada minimal satu mobil pemadam kebakaran yang stanby supaya mobil tersebut cepat datang ke lokasi. Kedua saya kasihan dengan tetangga korban kebakaran, warga lain sibuk memadamkan api dengan air seadannya tapi malah menjarah barang-barang milik tetangga korban. dan yang ketiga untuk PLN, listrik ini jangan mati hidup – mati hidup, kalu mau mati matikan saja dulu sampai tiga jam supaya meminimalisir konsleting listrik saya berharap tidak ada lagi kebakaran akibat konsleting listrik ini,” harap Abu Sopah.

Lanjut Abu, sebelum kejadian bedeng tersebut sempat di rehab kecil-kecilan oleh korban namun nahas api membakar bedenga mereka hingga semau barang tidak bisa diselamatkan. “Korban sudah hampir lima tahun menetap di bedengan saya, sekarang mereka sementara tinggal di Km 12 tempat keluarganya.

Terpisah Kapolsekta Sukarami Kompol Imam Tarmudi melalui Kanit Reskrim Iptu Dhafid Sidiq membenarkan kejadian tersebut. “Tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut hanya kerugian materil ditaksir Rp200juta, Diduga kebakaran akibat hubungan pendek arus listrik,” ujar Dhafid.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster