SEFT Citpakan Interpreuner Muda

 448 total views,  2 views today

Buku-SEFT

Buku-SEFT

PALEMBANG KS-Spritual Emotional Freedom Tecnique atau SEFT bersiap menciptakan para interpreuner muda yang profesional. Demikian dikemukakan Nia Marniati S.Kep, seorang interprenuer muda SEFT perwakilan Albi Jakarta.

“Kini tinggal pilih, mau sembuh atau mau mati? Jika ingin mati, silakan pelihara terus emosi negatif, silahkan dikembang biakkan kemarahan sampai akhirnya memakan hatimu dan tubuhmu. Namun, bila ingin sembuh harus ingat satu hal, tanamkan cinta, kebaikan hati, dan rasa syukur dihatimu. Jika punya emosi negatif segera hilangkan. Hidup terlalu singkat untuk memendam kekhawatiran, kegelisahan dan kemarahan,” demikian kata Nia Marniati, S.Kep, Interpreuner muda SEFT perwakilan Albi dari Jakarta kepada Harian Umum Kabar Sumatera.

Petikan ini disampaikan lagi oleh Nia Marniati saat menjadi pemateri preview Seminar SEFT di Rumah Makan Palapa Kilometer 5, Jalan Jenderal Sudirman Palembang, Ahad (29/9).

Dara kelahiran Pagaralam 2 Mei 1985 ini menyebutkan, bahwa ada empat tujuan yang diterapkan oleh SEFT. Antara lain  Healing, Happiness, Success, dan Greatness. Keempat tujuan ini dapat memberikan solusi total untuk permasalahan hidup.

Untuk Healing dimaksudkan bagaimana membuat sehat diri sendiri, lalu keluarga dan orang lain melalui terapi. Usai sehat didapat, maka akan dapat Happiness yaitu kebahagiaan. Namun kebahagiaan ini, dapat juga diberikan pada orang lain.

“Setelah kesehatan, kebahagiaan di dapat, raih apa yang diinginkan yaitu kesuksesan (Success),” kata alumnus UNPAD ini.

Kata Nia, di dunia ini ada ukuran yang berlaku tentang nasip seseorang. Banyak orang melakukan usaha tetapi hanya mnedapatkan hasil sedikit. Itu bisa dikatakan orang yang sial. Sebaliknya, ada orang yang mendapatkan hasil yang banyak hanya dari usaha yang sedikit disebut orang yang beruntung.

“Preview SEFT ini mengajarkan semua hal keberuntungan kepada kita yang hadir pada kersempatan kali ini. Selanjutnya adalah Greatness, yaitu kita diajarkan menjadi pribadi yang besar, menjadi orang yang mulia yang memberikan banyak manfaat kepada orang lain,” terangnya.

Lanjut Nia, SEFT bekerja dengan prinsif yang kurang lebih sama dengan akupunktur dan akupressur. Ketiga teknik ini berusaha merangsang titik-titik kunci di sepanjang 12 Jalur energy (energy meridian) tubuh yang sangat berpengaruh pada kesehatan.

Perbedaanya, SEFTer menggunakan teknik yang lebih aman, mudah, cepat, dan sederhana, bahkan tanpa resiko, karena tidak menggunakan alat atau jarum. Hanya dengan jari telunjuk dan jari tengah kita yang diketuk-ketukkan ringan dibeberapa titik meridian tubuh.

Sementara itu, SEFTer yang memberikan demontrasi dalam acara ini Ansor Halimuddin mengatakan bahwa, apa yang kita lakukan untuk memberikan kesembuhan pada orang lain adalah hal yang sangat mulia. Namun, semuanya itu kita kembalikan kepada yang di atas, Allah SWT.

“Terapi yang saya lakukan dalam demo ini adalah untuk membantu bagi peserta yang sedang mengalami sakit. Saya hanya perantara, namun semuanya itu kita kembalikan kepada Allah SWT,” katanya.

Di samping itu, meyakinkan para peserta bahwa SEFT ini sangat berfungsi bagi kesehatan. Sebagaimana sudah dijelaskan tadi oleh narasumber bahwa SEFT itu merupakan penggabungan dari 15 macam teknik terapi term,asuk kekuatan spiritual.

“Terapi SEFT ini Insyaallah bisa menjadi solusi bagi berbagai masalah fisik, emosi, pikiran, sikap, motivasi dan peak performance secara cepat, mudah, dan universal,” ucapnya.

TEKS: AGUS EDWAR/ AHMAD MAULANA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster