Penetapan Timsel KPU Menuai Protes

 299 total views,  2 views today

kpu

KAYUAGUNG, KS-Penetapan Tim Seleksi (Timsel) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang dikeluarkan oleh KPU Sumatera Selatan (Sumsel) menuai protes masyarakat. Pasalnya, timsel KPU di dominasi oleh pegawai negeri sipil (PNS) dan orang luar Kabupaten OKI.

Masyarakat menilai keputusan KPU Sumsel mengeluarkan nama timsel KPU OKI, tidak objektif, penuh rekayasa dan sarat dengan kepentingan tertentu. dari lima timsel KPU OKI lebih didominasi PNS.

Adapun lima dari 10 timsel KPU OKI yang ditetapkan yakni H Nazir Bayid dari PNS, Legianto (PNS), M Roem (PNS), Anis Joko Santoso (PNS) dan Icuk Sakir dari Palembang. “Kami mendesak agar pelaksanaan penjaringan timsel KPU OKI, dilakukan secara fair. Seleksi timsel ini jelas kental dengan unsur nepotisme, di dominasi PNS dan satu lagi berdomisilih di luar OKI atas Nama Icuk Sakir,” ujar Ketua Bende Seguguk Coruption Watch (BSCW) OKI, Ahmad Samsir didampingi tokoh pemuda OKI, Sirni Lestari, kemarin.

Menurutnya sesuai dengan PKPU No 2 tahun 2013 pasal 1 tentang seleksi anggota KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota disebutkan bahwa timsel berasal dari unsur akademisi,  profesional dari organisasi  profesi seperti sosial, politik, pemerintahan, hukum, ekonomi dan jurnalistik, serta unsur masyarakat (LSM/tokoh masyarakat).

Akan tetapi nyatanya kata Samsir, yang dikeluarkan oleh KPU Sumsel hanya ada unsur pemerintahan saja. Sehingga belum memenuhi persyaratan, sesuai dengan PKPU Nomor 2 tahun 2013.

Seharusnya jelas dia, diakhir masa jabatan KPU Sumsel harus lebih mengutamakan objektivitas, bukan subjektivitas. Tidak menutup kemungkinan tudingnya, ada kongkalingkong antara anggota KPU dengan pihak berkepentingan untuk meloloskan nama timsel.

Hal yang sama juga dikatakan tokoh masyaralat OKI, H Syaiful Ardand. Ia menyebut, jika memang seleksi timsel KPU tidak fair dan berbau aroma nepotisme, maka pihak terkait lainnya dapat menggugat keputusan pleno KPU Sumsel ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).  “Sebab, anggota KPU Sumsel dinilai sudah melanggar kode etik pemilu,” ungkapnya.

Hal yang sama dikatakan tokoh masyarakat OKI lainnya, H Tarmuzi Yusuf.  Menuutnya, ketidak profesionalismenya para anggota KPU Sumsel dalam menentukan nama-nama timsel Kabupaten OKI menyebabkan rendahnya kualitas para anggota KPU.

Menurutnya, objektivitas tim seleksi sangatlah vital dalam menentukan anggota KPU yang lebih berkualitas. Jika penjaringan timsel KPU kabupaten dan kota saja sudah dikotori maka kata dia, bagaimana mau menjaring anggota KPU kabupaten dan kota yang professional.

“Ketidak transparansian anggota KPU Sumsel, dalam menetapkan nama timsel itu akan berdampak terhadap pesta demokrasi ke depan. Sebab, anggota KPU itu memiliki pekerjaan cukup berat. Apalagi berkaitan dengan netralitas penyelenggara pesta demokrasi,” ucapnya.

Sementara M Roem, salah seorang timsel KPU OKI yang terpilih mengaku, ia masuk menjadi tim seleksi tahu setelah dua hari di umumkan di media harian di Sumsel. “Saya tidak tahu nama saya masuk sebagai timsel KPU. Saya siap untuk diganti dan mundur, jika masyarakat keberatan,” ujarnya.

Bupati OKI, H ishak Mekki ketika dibincangi terpisah mengaku kaget dengan hasil pengumuman anggota Timsel KPU OKI tersebut. “Saya tidak tahu, mestinya KPU Sumsel harus berkoordinasi dengan Pemkab OKI terlebih ada empat orang timsel yang berstatus sebagai PNS dilingkungan Pemkab OKI,” ungkapnya.

Sementara Ketua KPU Sumsel, Anisatul Mardiah ketika di hubungi melalui handphonennya, membenarkan bahwa lima timsel OKI sudah kita tetapkan. Menurutnya, pemilihan lima orang anggota timsel KPU OKI itu sudah transparan.

“Kita sebelumnya menyeleksi 10 nama, kemudian mengerucut menjadi lima nama. Atas hasil tersebut, tidak ada masyarakat yang protes. Kalau sekarang, ternyata ada yang protes silahkan saja. Sebab untuk seleksi timsel KPU ini tidak ada aturan atau undang-undang yang mengaturnya, yang pasti kami sudah melakukannya secara transparan,” tukasnya.

Teks     : Emil Hidayat

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster