Panwas Temukan 73.945 DPT Bermasalah

 263 total views,  2 views today

Ketua Panwaslu OI, Syamsul Alwi (tengah), didampingi kedua anggotanya, Iskandar Dermawan dan Medi Irawan saat menunjukan data terkait temuan DPT bermasalah

Ketua Panwaslu OI, Syamsul Alwi (tengah), didampingi kedua anggotanya, Iskandar Dermawan dan Medi Irawan saat menunjukan data terkait temuan DPT bermasalah

INDRALAYA|KS-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Kabupaten Ogan Ilir (OI), menemukan adanya kejanggalan hasil pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT), yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ogan Ilir beberapa waktu lalu. Diduga kuat, DPT tersebut masih menggunakan data Pemilihan Gubernur (Pilkub) Sumsel, Juni kemarin.

Untuk itu, Panwaslu meminta dan mendesak  agar KPU OI melakukan perbaikan Data Pemilih Tetap yang sudah diumumkan tersebut.

Panwaslu mencatat, ada sekitar 73.945 DPT atau 24,78 persen DPT bermasalah dari 298.515, DPT yang diumumkan KPUD Ogan Ilir 23 September yang lalu.

“Temuan kita ada 73.623 tidak ada NIK, 97 kesalahan pada status, 116 nama ganda, dan 109 sudah meninggal dunia. Jadi, total DPT yang bermasalah sebanyak 73945 atau 24,78 persen,” ungkap Ketua Panwas Ogan Ilir, Syamsul Alwi yang didampingi kedua anggotanya, Iskandar Dermawan dan Medi Irawan.

Untuk itu, sambung Syamsul, pihaknya meminta kepada pihak KPUD Ogan Ilir untuk melakukan perbaikan DPT ini, jangan sampai kedepannya atau pada hari H pelaksanaan Pilpres dan Pileg ada masalah, dan 24 persen DPT ini tidak bisa menggunakan haknya.

“Ya, jangan sampai hak mereka dihilangkan, padahal mereka sudah berhak menyalurkan suaranya. Seperti, tidak ada NIK, kesalahan pada status dan nama ganda. Kalau yang meninggal, memang sudah tidak ada hak, karena orangnya tidak ada lagi,” imbuhnya.

Khusus nama ganda, lanjutnya, harus dituntaskan dengan benar, karena jika tidak bisa memilih dua kali. “Ya, bisa juga hak pilih mereka hilang, kalau memang TPSnya nanti jelih,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan permasalahan ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak KPUD Ogan Ilir, dan pihak KPUD menyatakan siap untuk melakukan perbaikan DPT bermasalah ini.

Terpisah, Ketua KPUD Ogan Ilir, Amrah Muslimin membenarkan, bahwa pihak Panwaslu sudah bekoordinasi dengan pihaknya terkait adanya DPT yang bermasalah.

“Kima ucapkan terima kasih atas pemberitahuan pihak Panwaslu, dan kita akan segara mungkin menindak lanjutinya, dan tentunya akan kita teliti terlebih dahulu, apakah benar ada kesalahan DPT ini,” ujarnya.

Disinggung terkait dugaan masih menggunakan data pilgub, Amrah mengakui namun, hal ini katanya diperbaharui pihaknya. “Yang NIK itu memang sejak tahun 2005 lalu. Pastinya, ini akan kita tindak lanjuti,” tukasnya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Reinaldi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster