Jambret Pelajar SMA, Dua Pemuda Dipelor

 282 total views,  2 views today

Dua pemuda penjambret yang dipelor petugas

Dua pemuda penjambret yang dipelor petugas

PALEMBANG, KS – Belasan kali melakukan aksi  jalanan (Jambret), akhirnya dua pelaku penjambret harus terhenti setelah tiga butir timah panas petugas bersarang dikaki keduanya.

Ishak Iskandar (26) dan Chandra saputra (18), ditangkap Sat reskrim Polsekta Sako Palembang, Kamis (26/9) pukul 10:30 WIB. Keduanya tertangkap tangan petugas, saat keduanya beraksi di wilayah hukum Polsekta Sako.

kedua warga Simpang Sungki, Kecamatan Kertapati ini, harus merintih kesakitan menahan rasa sakit peluru yang dimuntahkan dari moncong senjata api petugas. Kedua jambret ini ditembak lantaran mencoba kabur saat akan ditangkap. Petugas sudah memberi tembakan peringatan, namun tidak dipedulikan kedua tersangka.

Penangkan pelaku berawal dimana keduanya beraksi di Jalan Sematang Borang, Keluraha Sako, Kecamatan Sako Palembang. Suci Kurnia Itami (27), warga Komplek Griya Sejahtera, Kelurahan Sako, yang merupakan korban penjambretan, saat kejadian hendak pulang kerumahnya.

Rupanya korban sudah diikuti pelaku, dengan mengendari sepeda motor Yamaha Jupiter tanpa plat nomor, dari belah kanan tersangka yang berada dibelakang langsung menarik tas korban yang diletakannya ditangki motor dengan posisi tali tas didudukinya.

Dari pengkuan Ishak, aksi jambret yang dlakukannya sudah belasan kali. “Hasil jambret nantinya dibagi dua dan uangnya dipakai untuk beli minuman,” ungkap penjual sapu ini.

Sementara Candra mengaku hanya diajak oleh Ishak untuk menjambret. “Saya ikut Ishak sudah lima kali menjambret, tiga kali di Sako dan dua kali di Lemabang. Ishak yang sebagai eksekutor saya yang jadi pilot,”tutur siswa kelas tiga SMA disalah satu kota Palembang ini.

Kapolsekta Sako Palembang, AKP Yawardiman mengatakan dari tangan tersangka diamankan Barang bukti uang tunai Rp 200 ribu, satu unit HP nokia type ASHA C5, 1 buah tas wanita warna merah dan satu unit speda motor jupiter warna putih milik pelaku.

“Pelaku terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur saat hendak ditangkap. Sebelumnya kita juga beri tembakan peringatan namun tidak digubrisnya. Keduannya juga merupakan TO,” singkatnya.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster