Dua Bocah Tewas di Dalam Sumur

 454 total views,  2 views today

Sumur tempat ditemukannya dua bocah yang tewas tenggelam

Sumur tempat ditemukannya dua bocah yang tewas tenggelam

Indralaya|KS-Warga Desa Tanjung Lubuk, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), dikejutkan dengan tenggelamnya dua bocah berumur 7 tahun di dalam sumur berdiameter 1,5 dengan kedalaman 6 meter, milik warga setempat, Jumat (27/9), sekitar pukul 16.30 WIB.

Kedua bocah tersebut yakni M Kadafi (7), dan M Adli Wafi (7), warga setempat. Diduga kuat, tewasnya kedua bocah tersebut akibat terjatuh lantaran duduk di papan lapuk yang berada tepat di atas sumur.  Saat ini, kedua jenazah bocah malang itu berada di rumah duka.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, kedua korban bermain di sumur warga dan naik diatas sumur yang tertutup asbes dan papan yang sudah rapuh. Karena, tidak kuat menahan beban, kedua anak tersebut jatuh kedalam sumur yang memiliki kedalaman 6 meter dan berdiameter 1,5 mm tersebut.

Menurut warga setempat, kedua anak tersebut menghilang sejak pukul 11.00 Wib, dan sejak itulah kedua korban jatuh kesemur, tanpa diketahui warga. Setelah mendapat informasi bahwa kedua boca tersebut hilang barulah, warga dan kedua orang tua koraban mencarinya.

“Awal menemukan kedua korban masuk sumur, pemilik sumur sendiri, ibu Zunaida, dia curiga dengan tutup sumurnya yang sudah tidak ada. Setelah, dicek benar saja, kedua anak itu masuk dalam sumur, dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” papar Rahman, warga setempat.

Sementara itu, pemilik sumur sendiri, Zunaida mengaku, dia mendapat informasi, katanya nenek korban Adli dan kedua orang tua koraban sempat mencarinya sekitar  jam 2 siang dengan menanyakan kepada warga yang lainya.

“Nenek Adli dan kedua orang tua korban serta beberapa warga sudah kemana-mana mencari Adli, bahkan dimana tempat Adli biasa bermain. Namun, tidak ketemu. Tanpa sadar, saya melihat tutup asbes dan papan diatas sumur kami sudah tidak ada. Saya lalu mencari suami saya untuk memeriksa dengan tali sumur ke dalam sumur siapa tau bocah tersebut jatuh ke dalam sumur,” paparnya.

Betul saja, lanjutnya, ketika tali sumur yang sudah dimasukkannya dengan cara digoyang-goyang ke dalam sumur dan menyentuh jasat korban, serta tampak kelihatan baju korban di dalam sumur.

“Sontak saya meminta bantuan warga lainya untuk menyelami korban yang mengapung di dalam sumur,” ujarnya yang meminta suaminya meminta pertolongan warga lain.

Fai (50), warga yang mengevakuasi korban mengaku, evakuasi kedua korban cukup sulit, karena selain sumur yang dalam, didalam sumur juga tidak ada tempat berpegang untuk memperkuat pijakan kaki.

“Saya bersama warga lainya mengevakuasi korban pertama M Kadafi sekitar pukul 16.00 Wib dan korban kedua M Adli pada pukul 16.30 WIB. Mengingat debit air yang dalam dan posisi korban tenggelam di dasar sumur. Jadi harus kami keluarkan dulu airnya dengan bantuan mesin pompa air,” tuturnya.

Sementara itu, kedua orang tua dari korban belum bisa dikonfirmasi, karena masih terpukul dengan kejadian tersebut. Tampak, hanya bisa menangis dan merasa belum siap ditinggalkan anak tercintanya itu.

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kapolsek Indralaya, AKP Rusmi didampingi Kasie Humas Brigadir Usman saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Ya, ada dua bocah tenggelam. Anggota sudah dilokasi untuk mengetahui penyebabnya. Saat ini masih kita selidiki,” singkatnya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster