Dramatis, Garuda Muda Hentikan Turki

 272 total views,  2 views today

Dramatis, Garuda Muda Hentikan Turki

Dramatis, Garuda Muda Hentikan Turki

PALEMBANG | KS-Dramatis, timnas sepakbola Indonesia berhasil menghentikan timnas Turki pada babak semifinal Islamic Solidarity Games (ISG) III 2013, Jum’at (27/9) kemarin. Bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Indonesia menang (7-6) melalui adu tendangan penalti, setelah melalui 120 menit pertandingan tanpa menghasilkan satu gol pun.

Berkat hasil tersebut, Indonesia berhak melenggang ke partai puncak yang rencanakan akan berlangsung pada Minggu (29/9) besok, dan akan menantang pemenang antara Maroko berhadapan dengan Arab Saudi. Hingga berita ini ditulis, pertandingan kedua tim masih berlangsung di tempat yang sama.

Pelatih Indonesia, Rahmad Darmawan mengungkapkan, mengalahkan tim yang secara level lebih baik dibandingkan timnas Garuda menjadi sebuah modal yang sangat penting bagi timnya. Sebab, dengan meraih kemenangan atas Turki menjadikan kepercayaan diri anak asuhnya lebih baik lagi. Selain tentunya,  satu medali sudah pasti didapat.

“Melaju ke final kita lalui dengan sangat sulit. Turki menerapkan permainan yang sangat bagus dan kita sempat kewalahan. Untunglah disaat menghadapi situasi seperti itu kita mampu tampil tenang dan menahan Turki hingga terjadinya adu tendangan penalti,” ujarnya.

Sejak wasit meniup peluit pertandingan dimulai, Indonesia langsung melancarkan serangan yang diawali Ramdhani Lustaluhu di menit ke-21. Diawali tusukan Andi Vermansyah melalui sayap kiri, dilanjutkan kemelut di muka gawang Turki. Sayang, Ramdhani gagal menceplolskan bola masuk ke gawang Turki.

Indonesia kembali meraih kesempatan emas di menit 55. Ramdhani mengirim umpan untuk Bayu Gatra yang berlari di sisi sayap kiri. Bayu yang sudah berhadapan dengan kiper, gagal menaklukan Hayrullah Mert Akyuz.

Melih Rahman Nisanci hampir membuat Turki memimpin semenit kemudian. Sebuah serangan balik cepat, Rahman ada di posisi one-on-one dengan Kurnia Meiga. Beruntung kiper asal Arema Malang itu sukses memblok tendangan Nisanci.

Turki mendapatkan peluang emas di menit 63 setelah Nisanci dilanggar oleh Manahati Lestusen di kotak penalti. Namun usahanya gagal, skor 0-0 tak berubah setelah tendangan penalti Alkan diblok oleh Kurnia Meiga

Pertandingan di lanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Indonesia tampak mulai mengurangi tekanan akibat kelelahan. Sebaliknya Turki tampil semakin menyerang. Beberapa kali kiper Kurnia Meiga berhasil menyelamatkan gawang Indonesia dari serangan serangan Turki. Babak perpanjangan waktu berakhir masih dengan skor 0-0.

Indonesia memperoleh kesempatan terlebih dahulu dalam babak adu penalti. Syamsir Alam dan Erdi Guncan yang menjadi eksekutor pertama sama-sama mulus. Penendang penalti kedua, Diego Michiels dan Ibrahim Hircin juga demikian. Manahati Lestulen dengan trik ‘panenka’ sukses. Begitu pula eksekutor ketiga Turki.

Semua penendang penalti keempat juga tepat sasaran. Berbeda dengan eksekutor kelima. Sunarto, yang menggantikan Andik Vermansyah di ujung perpanjangan waktu, gagal mengecoh Hayrullah. Dan Yakup Alkan yang punya kesempatan menjadikan Turki pemenang, melayangkan bola jauh ke atas mistar Kurnia Meiga.

Dan lewat gol penentuan Dedy Kusnandar,  Indonesia melangkah ke final Islamic Solidarity Games 2013 cabang sepakbola, sedang Turki terpaksa mengakui kemenangan Indonesia.

TEKS: SADAM MAULANA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster