Sampah Menumpuk di Gunung Gare

 190 total views,  2 views today

Sampah menumpuk- Setiap kali usai mengunakan Gedung Seminar, sampah terus bertambah

Sampah menumpuk- Setiap kali usai mengunakan Gedung Seminar, sampah terus bertambah

PAGARALAM, KS-Tingkat kesadaran masyarakat di Pagaralam untuk menjaga kebersihan, nampaknya masih rendah dan perlu ditingkatkan lagi. Setidaknya ini ditunjukkan dengan masih banyaknya tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Pagaralam terutama di kawasan wisata seperti dibelakang gedung seminar Hotel Wisata Gunung Gare, Pagaralam.

Pantauan Kabar Sumatera, Kamis (26/9), di belakang hotel tersebut terlihat tumpukan sampah yang menggunung. Sehingga saat melintas di kawasan tersebut, bau sampah yang menyengat sangat terasa.

Sejumlah pengunjung Hotel Wisata Gunung Gare, yang tidak mau disebutkan namanya menyayangkan kondisi tersebut.  Mereka menyebut, tumpukan sampah tersebut sangat menganggu.

“Sayang sayang, kawasan wisata kok ada tumpukan sampah sehingga menimbulkan bau menyengat. Nampaknya pengelola hotel tidak serius, memperhatikan pengelolaan sampah disini,”kritiknya.

“Sangat disayangkan, jika kondisi ini dibiarkan dan tidak ada reaksi cepat untuk dilakukan pembersihan secara rutin. Mengingat tumpukan sampah terus bertambah. Sebab tempat ini, kan sering dipakai untuk berbagai kegiatan, tentu sampah akan terus bertambah,” sambungnya.

Hal senada disampaikan Maman (47) ,warga setempat.  Ia menyebut tumpukan sampah sudah ada sejak satu bulan lalu. Menurutnya tidak upaya dari pengelola hotel, untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut.

Padahal, setiap kali selesai kegiatan dengan menggunakan gedung tersebut sudah dapat dipastikan tumpukan sampah bertambah. “Padahal di kawasan Hotel Wisata Gunung Gare, sudah disediahkan tempat pembuangan sampah di dekat parkir lobi hotel. Namun  tetap saja pengelola hotel, tak serius memperhatikan hal itu,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pemakaman (DKP) Kota Pagaralam, Saiful Amri yang didampingi Kabid Kebersihan, Supryanto ketika di konfirmasi tidak mengelak adanya tumpukan sampah di kawasan wisata Gunung Gare tersebut.

Namun menurutnya, petugas dari DKP Pagaralam secara rutin membersihkan sampah baik sampah rumah tangga, kompleks perkantoran dan hotel mulai dari Dusun Pagar Jaya, Bedeng Kresek, kawasan hotel hingga kompleks perkantoran Gunung Gare.

Selain DKP sebutnya, juga telah menyebar kotak sampah agar dapat mempermudah petugas DKP mengangkut sampah. “ Memang kita tidak menempatkan petugas khusus, di kawasan Hotel Wisata Gunung Gare karena itu menjadi tanggung jawab pengelola hotel. Petugas kita hanya bertanggung jawab untuk mengangkut sampah di tempat-tempat pembuangan sampah yang sudah kita sediakan,” ucapnya.

Syaiful menerangkan, setiap harinya mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB, petugas DKP rutin mengangkut sampah-sampah yang menjadi tanggung jawab DKP. Sore harinya jelas dia, petugas DKP kembali mengangkut sampah-sampah tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pagaralam, Ibnu Hajar merasa prihatin dengan kondisi tersebut. Karena kebiasaan buruk itu menurutnya, akan merusak citra Kota Pagaralam sebagai daerah wisata di Sumsel.

“Jika kebiasaan buruk masyarakat termasuk pengelola hotel, yang membuang sampah sembarangan ini terus dilakukan bisa-bisa keindahan objek wisata di Bumi Basemah ini akan pudar sehingga menurunkan jumlah wisatawan yang berkunjung,” ungkapnya.

Hal itu sambungnya akan mempengaruhi pendapatan asli daerah (PAD), karenanya ia mengajak masyarakat Pagaralam untuk sama-sama mencintai lingkungan dan menjaga kebersihan.

“Lokasi Hotel Wisata Gunung Gare merupakan fasilitas dunia ke pariwisataan di Pagaralam, sehingga pengelola hotel itu harus serius dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga program yang dicanangkan pemerintah,” tukasnya.

Teks     : Antoni Stefen

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster