Penempatan Transmigran Harus Selektif

 348 total views,  2 views today

SEKAYU, KS-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), H Sohan Majid meminta tim pendaftaran dan seleksi (Dafsi) calon transmigran penduduk setempat (TPS), untuk benar-benar selektif menentukan penempatan transmigrasi di Kabupaten Muba.

Tujuannya kata Sohan, agar kemudian hari tidak terjadi persoalan. Karenannya sebut dia,calon transmigran tersebut benar-benar berniat menjadi TPS. “Pastikan warga yang mendaftar untuk menjadi TPS itu, benar-benar mempunyai niat dan keinginan kuat untuk mengikuti program transmigrasi,” kata Sohan saat memimpin rapat koordinasi Tim Dafsi calon TPS, Kamis (26/9).

Ia menjelaskan, tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba menerima alokasi  penempatan transmigrasi umum sebanyak 110 kepala keluarga (KK).  Rinciannya, transmigrasi penduduk asal (TPA) sebanyak 55 KK dan TPS sebanyak 55 KK.

Karenanya sebut Sohan, Tim Dafsi harus bisa menjaring masyarakat desa yang ingin mengikuti program TPS dan  harus memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Rencananya peserta transmigrasi umum ini, akan di tempatkan di UPT Jud Nganti, Kecamatan Sanga Desa. Penempatan transmigrasi umum ini, adalah kelanjutan dari tahun sebelumnya dimana mereka di tempatkan di UPT Air Balui,”ucapnya.

Menurut dia, dibukanya kembali penempatan transmigrasi umum ini karena melihat tingginya animo masyarakat di Kabupaten Muba untuk mengikuti program transmigrasi. Selain itu, masih ada warga yang belum memiliki lahan sebagai tempat melaksanakan kegiatan usaha tani secara menetap.

Sementara itu Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Muba, Dicky Meiriando menjelaskan, rapat koordinasi Tim Dafsi itu dihadiri semua anggota tim yang dibentuk berdasarkan keputusan Bupati Muba, 14 Agustus lalu.

Dalam tim tersebut kata Dicky, terdiri dari Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans),  Bidang Penyiapan Pemukiman, Bagian Tata Pemerintahan dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Muba, Camat Sanga Desa, Polsek Sanga Desa, Kepala Desa Jud I dan KUPTD Air Balui.

“Peserta transmigrasi ini nantinya, akan ditempatkan di UPT  Jud Nganti sebanyak 55 KK yang merupakan peserta program transmigrasi umum. Mereka berasal, dari wilayah sekitar Kecamatan Sanga Desa yang lahannya terkena langsung pembangunan daerah transmigrasi,”bebernya.

Selain itu, peserta program ini juga adalah masyarakat yang belum memiliki lahan/lokasi sebagai tempat melaksanakan kegiatan pertanian secara menetap, dengan keadaan hidup yang

sederhana dan betul-betul ingin menjadi penduduk setempat sesuai ketentuan yang berlaku.

Teks     : Bagus Santoso

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster