Indonesia Berjaya di Panahan

 361 total views,  2 views today

Panahan

Panahan

PALEMBANG | KS-Kontingen panahan Indonesia, sukses menyapu bersih semua medali di nomor recurve putri pada hari kedua pertandingan cabang olahraga (Cabor) panahan Islamic Solidarity Games (ISG) III 2013 yang berlangsung di venue panahan Jakabaring, Kamis (26/9) kemarin.

Tiga medali langsung diborong Indonesia. Emas dipersembahkan Ika Yuliani dengan raihan poin 7 (25,26,21,27,26), perak disumbangkan Diananda Choirunnisa dengan poin 3(23,26,26,26,25), sementara perunggu dipersembahkan Titik Kusumawardani dengan raihan poin 6 (23,24,25,24,23;T10).

Pelatih Kepala Panahan Indonesia, Daniel Lumalesil mengakui jika tim putri recurve memang menjadi andalan Indonesia. Sehingga layak jika menyapu bersih medali  di nomor tersebut.

“Mereka (tim putri)  memang andalan kita, bahkan  mereka memang  kita siapkan untuk sasaran jangka panjang hingga 2016. Walau satu diantara mereka seperti Ika Yuliani sudah berusia 25 tahun, tapi dalam 5 tahun kedepan dia (Eka) masih bisa kita andalkan,” katanya saat dibincangi usai pertandingan, kemarin.

Sayang, hasil sempurna yang dicapai tim putri tak serta merta diikuti tim putra yang bermaterikan Johan Prasetyo, Alex Edwar yang harus gugur di babak penyisihan. Hanya  Riau Ega Salsabila yang mampu tembus ke empat besar, namun dia juga harus terhenti di semifinal setelah  dikalahkan  Ahmad Mahmud dari Mesir dengan perbedaan poin yang tidak terlalu jauh.

Sementara raihan tim recurve putra ditanggapi Daniel secara wajar jika tak mampu meraih hasil seperti tim putri. Dirinya menyadari jika negara seperti Iran, Mesir jauh lebih baik dari Indonesia.

“Kita hanya ada satu atlet yang diandalkan di recurve putra, yaitu Riau Ega, namun sayang tadi dia kurang beruntung,” terangnya.

Meski hasil dinomor recurve tidak bisa dicapai secara maksimal, namun Daniel menyatakan bersyukur atas tiga medali yang didapat tim putri. Skor yang dicapai pun tidak terlalu buruk, antara latihan dan pertandingan tidak ada perbedaan yang signifikan.

Dihari ketiga, Jum’at (27/9) hari ini, Indonesia masih  akan turun dinomor compound yang kemarin baru memulai babak eliminasi. Daniel menerangkan jika pada nomor ini, baik putra maupun putri dirasakan cukup berat untuk mencuri medali.

“Untuk compound, sepertinya peluang kita berat. Sebab dinomor ini Iran, Malaysia masih menjadi yang terbaik. Namun untuk di mix dan beregu putri sepertinya kita bisa mengambil medali,” ujarnya.

Pada dasarnya target Indonesia ini adalah Sea Games mendatang. untuk lebih mematangkan atletnya, dua agenda akan segera dilakoni oleh putra putri terbaik  Indonesia, Asian Cahampionship di Taipe dan kualifikasi junior Olimpic.

“Setelah ini kita akan melakukan try out ke Taipe dan pertengahan bulan depan juga kita akan ikuti kualifikasi juanior olimpic,” tandasnya.

Teks     : Sadam Maulana

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster