Golkar Siapkan PAW Yan Anton

 251 total views,  2 views today

yan-anton

Yan Anton

PALEMBANG, KS-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Selatan (Sumsel), sudah proses pengganti antar waktu (PAW) anggota DPRD Sumsel atas nama Yan Anton Ferdian.  Yan di PAW, karena terpilih sebagai Bupati Banyuasin.

“Untuk pengganti antar waktu Yang Anton Ferdian sudah kami proses, karena yang bersangkutan sudah menjadi Bupati Banyuasin,” kata Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumsel, Edward Jaya, Kamis (26/9).

Menurut dia, Yan Anton Ferdian dilantik menjadi bupati, otomatis pengganti antar waktu, jadi tidak perlu mengundurkan diri lagi karena memang tidak boleh rangkap jabatan. Ia mengatakan, untuk pengganti antar waktu itu tadinya sudah diusulkan ke DPP Partai Golkar nomor urut berikutnya yakni atas nama Wala Kusuma.

Tetapi ada temuan, kalau yang bersangkutan menjadi salah satu ketua partai politik tidak lolos dan dicalonkan menjadi calon legislatif di kabupaten. “Sehubungan dengan hal itu, maka berkas yang sudah kita ajukan ke DPP Partai Golkar ditarik kembali,” tuturnya.

Ia menyatakan, dengan adanya temuan itu maka calon yang diusulkan untuk pengganti antar waktu itu nomor urut berikutnya yakni Firman. “Jadi, kami ajukan kembali ke DPP Partai Golkar berikut dengan bukti-bukti yang ada dan alasan-alasannya,” paparnya.

Pengganti antar waktu itu disampaikan ke DPP Partai Golkar selanjutnya ke Komisi Pemilihan Umum kemudian ke Menteri Dalam Negeri. Sementara mengenai pengganti antar waktu Lili Madari, ia menuturkan, sekarang ini sedang dalam proses.  “Sekarang berkasnya di Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri dan tentunya perlu ketelitian dan prosesnya paling cepat dua minggu,” ucapnya.

Sebagai informasi, Partai Golkar Sumsel sendiri sudah mengajukan dua anggota DPRD Sumsel PAW atas nama Sulgani Pakuali dan Lili Madari. Sulgani sendiri sudah di PAW karena memilih untuk mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sulgani sudah digantikan oleh Hasan Basri. Pelantikan anggota antar waktu atas nama Hasan Basri ini, sudah dilakukan oleh DPRD Sumsel. Sementara PAW Lili Madari dilakukan Partai Golkar, dengan alasan yang bersangkutan tidak aktif dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD Sumsel.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster