Sudirman Bakal Bebas Parkir

 291 total views,  2 views today

parkir

PALEMBANG, KS-Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, kedepannya akan bebas dari parkir kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua. Namun kebijakan itu menurut Wali Kota Palembang, Romi Herton baru akan dilakukan setelah gedung parkir selesai dibangun.

“Kita harus menyiapkan fasilitasnya dulu. Kalau belum ada gedung parkirnya, kebijakan tersebut belum bisa diterapkan. Oleh karena itu, sekarang kita siapkan gedung parkir dulu. Setelah itu, baru penataan parkir di Sudirman,”kata Romi yang dibincangi, Rabu (25/9).

Ia menyebut, saat ini Pemerintah Kota (pemkot) Palembang tengah melakukan fasilibity study (FS) untuk pembangunan gedung parkir tersebut. Studi kelayakan ini, dilakukan untuk memastikan kawasan mana yang tepat untuk dibangun gedung parkir tersebut termasuk berapa biaya yang harus dikeluarkan.

Namun jelas Romi, ada tiga kawasan alternatif untuk lokasi pembangunan gedung parkir tersebut. Tiga kawasan di maksud yakni  kawasan Pasar Cinde, 16 Ilir dan Stadion Kamboja.”Nantinya gedung parkir ini, akan dibangun bertingkat. Lokasinya di beberapa titik pemberhentian monorel, yang akan dibangun Pemprov Sumsel,” ucapnya.

Romi mengatakan, pembangunan gedung parkir tersebut sangat penting. Karena, sebagai kota metropolis, Palembang sudah harus mengutamakan penataan transportasi kota termasuk penataan parkir. “Gedung parkir ini, akan kita bangun secara bertahap sampai 2015. Kita targetkan nantinya di Palembang, setidaknya ada empat gedung parkir,” imbuhnya.

Selain membangun gedung parkir kata Romi, pemkot juga akan merevitalisasi Pasar 16 Ilir, Pasar Cinde dan Pasar Palimo. “Kita ingin memberikan kenyamanan kepada pedagang. Tentu saja, nanti akan disiapkan lahan sementara untuk pedagang selama pasar tersebut direvitalisasi. Saat ini, kita lihat mungkin bisa dipakai lahan di eks bioskop Cineplex. Setelah pembangunan selesai, tentu saja pedagang lama yang akan diprioritaskan menempati tempat baru. Jadi, tidak ada relokasi pedagang,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tata Kota Palembang, Isnaini Madani mengatakan, Pasar 16 Ilir tidak bisa lagi dipertahankan, karena pembangunan Pasar 16 Ilir sebelumnya didesain tidak sesuai peruntukannya.

“Pembangunan pasar 16 Ilir yang lama tidak didesain untuk sesuai kenyamanan. Kemudian, belum digunakan dengan optimal dari enam lantai, hanya dua lantai yang terpakai,” jelasnya.Dikatakan Isnaini, pembongkaran secara menyeluruh akan dilakukan dalam waktu dekat ini, setelah FS selesai dilakukan.

“FS tahun ini sudah bisa selesai jadi pembongkaran bisa segera dilakukan untuk dibangun kembali menjadi 20 lantai,” jelasnya.
Konsep pembangunan sendiri, katanya, akan didesain gaya mall yang menghadap Sungai Musi. “Kita akan koordinasikan dengan Perusahaan Dagang (PD) Pasar Palembang Jaya, kalau Pasar 16 Ilir akan segera direvitalisasi,” tegasnya.

Sedangkan untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) akan diberikan tempat khusus menempati satu lantai pembangunan pasar baru tersebut. “Kita juga mempersiapkan satu lantai khusus untuk PKL. Selain untuk pedagang yang lama,”ungkapnya.

Lantai teratas kata Isnaini, akan dibangun restoran dan hotel berbintang yang menghadap sungai yang dinding gedung dipasangkan kaca sehingga memudahkan pengunjung untuk melihat keindahan Sungai Musi pada malam hari.”Kalau ada hotel dan restoran pasti akan ada gedung parkirnya jadi kendaraan tidak lagi parkir diuar gedung atau badan jalan sehingga kemacetan kawasan tersebut bisa ditangulangi,” tukasnya

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster