Masyarakat Rindu Pemimpin Suka Blusukan

 322 total views,  2 views today

diskusi bulanan yang digelar Harian Kabar Sumatera dengan tajuk KS Forum.

anggota DPD RI, Abdul Aziz dalam diskusi bulanan yang digelar Harian Kabar Sumatera dengan tajuk KS Forum.

PALEMBANG, KS-2014 mendatang, masyarakat Indonesia akan memilih pemimpin negeri ini untuk periode lima tahun kedepan. Momen tersebut menurut anggota DPD RI, Abdul Aziz harus di manfaatkan sebaik-baiknya masyarakat .

“Saat ini, ada fenomena menarik dengan mencuatnya nama Joko Widodo atau Jokowi. Gubernur DKI Jakarta itu, mencuat karena karakter kepemimpinannya yang sering turun ke lapangan atau blusukan,” kata Aziz, Rabu (25/9) dalam diskusi bulanan yang digelar Harian Kabar Sumatera dengan tajuk KS Forum.

Sebenarnya sambung Aziz, karakter kepemimpinan yang rajin turun ke bawah untuk mengetahui kondisi langsung masyarakat tersebut bukanlah suatu hal yang baru dalam teori kepemimpinan.

Karakter itu jelasnya, harusnya ada dan dimiliki oleh semua pemimpin. Persoalannya, tidak banyak pemimpin di negeri ini yang mempraktekkan teori tersebut. Sehingga saat Jokowi mempraktekkan teori tersebut, namanya langsung banyak dibicarakan masyarakat. Artinya tegas Aziz, masyarakat menginkan karakter kepemimpinan yang rajin melihat langsung kondisi masyarakat.  “Persoalan-persoalan inilah, yang hilang di pemimpin kita,” kritiknya.

Aziz juga menyebut, bangsa ini gagal melakukan kaderisasi kepemimpinan. Ini ucapnya, bisa dilihat dari minimnya kader-kader yang memiliki sifat kepemimpinan. Itu pun bebernya, bisa dilihat dari lemahnya sistem kenegaraan yang berjalan.

“Memang pemerintah saat ini, menggaungkan reformasi. Sayangnya, reformasi itu bisa dikatakan hanya kulit luarnya saja. Tetapi isi dari reformasi itu sendiri, masih dibayang-bayangi tindak korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),” ujarnya.

Kondisi tersebut sambungnya, berimbas bagi para pemimpin di berbagai daerah di seluruh Indonesia. “Jika bangsa ini, mau melahirkan banyak pemimpin maka harus dibenahi dulu sistem birokrasi di negeri ini. Sehingga birokrasi, bisa melahirkan pemimpin yang mengerti masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Manager Promosi dan Pengelola Bisnis, Abriza Hartawan menyebut KS Forum adalah diskusi rutin yang dilakuan Kabar Sumatera dengan mengundang sejumlah nara sumber untuk membahas berbagai persoalan yang sedang hangat terjadi di masyarakat.  “Kita berharap dari diskusi ini, bisa mendapatkan pemikiran-pemikiran yang bisa menjadi solusi untuk mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tukasnya.

Teks     : Imam Mahfudz Ali

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster