Lusa, Alat Kampanye Mulai Dibatasi

 264 total views,  2 views today

Ilst. Antaranews.com

Ilst. Antaranews.com

PALEMBANG, KS-Calon anggota legislativ (caleg) maupun partai politik (parpol), mulai 28 September mendatang tidak bisa lagi memasang alat peraga milik mereka seperti baleho, spanduk, poster dan lainnya dengan seenaknya.

Pasalnya, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 tahun 2013 akan mulai diterapkan oleh KPU Sumatera Selatan (Sumsel) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel.

“28 September, PKPU Nomor 15 tahun 2013 itu mulai diberlakukan. Saat ini, kita  mulai mengiventaris atribut dan alat peraga kampanye milik parpol dan caleg yang bertebaran di jalan dan lorong di kabupaten dan kota di Sumsel,” jelas komisioner Bawaslu Sumsel Divisi Pengawasan, Kurniawan ketika dihubungi, Rabu (25/9).

Ia menyebut, Bawaslu sudah menyurati panitia pengawas pemilu (panwaslu) di Sumsel untuk mendata semua alat peraga dan atribut kampanye milik caleg dan parpol di daerahnya masing-masing.

Nantinya tegas Kurniawan, jika ada caleg atau parpol yang memasang alat peraga atau alat kampanye milik mereka di luar zona maka Bawaslu akan bertindak tegas setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) dan panwaslu.

“Namun kita masih menunggu koordinasi yang akan dilakukan oleh KPU Sumsel tentang penerapan zona, berdasarkan PKPU nomor 15 tahun 2013 tentang pedonaman pemasangan alat peraga,”kata Kurniawan.

Sementara itu, komisioner KPU Sumsel Divisi Sosilasiasi dan Kampanye, Ong Berlian mengatakan, sudah mendapatkan petunjuk teknis mengenai pembagian zona dari KPU RI. “Sabtu (besok, red), KPU akan koordinasi terlebih dahulu dengan KPU kabupaten/kota sebagai pemilik wilayah,” ungkap Ong.

Dijelaskan Ong, berdasarkan PKPU 25 tahun 2013 tersebut pembagian zona nanti akan berbasis kelurahan/desa atau nama lain yang sesuai hasil koordinasi dengan Pemda. “Setelah kita koordinasi internal, barulah akan mengundang Bawaslu dan pemda mengenai pembagian zona. Kami berharap pembagian zonan nanti bisa diikuti oleh semua peserta Pemilu sesuai dengan asas keadilan,” tukasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya KPU melakukan pembagian zona atau wilayah dalam kampanye untuk caleg DPR, DPD dan DPRD. Pembagian zona itu, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas PKPU Nomor 01 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksnaaan Kampanye Anggota DPR, DPD dan DPRD telah diundangkan pada tanggal 27 Agustus 2013 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsudin.

“Dalam PKPU Nomor 15 Tahun 2013, KPU masih punya waktu satu bulan untuk mempersiapkan zonasi tersebut di tingkat daerah. KPU kabupaten-kota akan melakukan koordinasi pembentukan zonasi itu dengan pemerintah daerah masing-masing,” kata Ketua KPU, Husni Kamil Manik, beberapa waktu lalu.

KPU mengatur mengenai pemasangan dan alat peraga kampanye bagi Caleg. “Alat peraga baliho itu hanya diperuntukan hanya untuk partai politik peserta pemilu. Peraturan kedua adalah tentang spanduk, untuk satu caleg satu spanduk untuk setiap zona,” kata komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansah.

Untuk penempatan zona, KPU akan berkordinasi dengan pemerintah daerah. Partai politik dan caleg diberikan waktu satu bulan, untuk menyesuaikan dengan aturan tersebut. “Proses penyesuaian satu bulan. Dari mulai digunakan kemarin dari 27 Agustus,” kata dia.

Larangan

KPU juga melarang alat peraga di pasang di tempat ibadah atau tempat umum lainnya. KPU akan mengatur penempatan alat peraga kampanye, yang berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Alat peraga kampanye juga tidak ditempatkan di lokasi pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah, lembaga pendidikan (gedung dan sekolah), jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik, taman dan pepohonan,” bunyi peraturan KPU tersebut seperti dikutip laman KPU.go.id.

Dalam peraturan tersebut tersebut juga ditulis, peserta pemilu dapat memasang alat peraga kampanye di luar ruangan dengan ketentuan baliho atau papan reklame hanya diperuntukan bagi satu partai politik untuk satu desa atau kelurahan.

Teks     : Dicky Wahyudi

Editor  : Imron Supriyadi       





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster