Wako Pagaralam Sidak Sejumlah Pusat Pelayanan Kesehatan

 278 total views,  2 views today

KESEHATAN

PAGARALAM, KS—Upaya meningkatkan derajat kesehatan hingga ke pelosok, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam melalui Dinas Kesehatan melalukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap sejumlah pusat pelayanan kesehatan yang berada di wilayah Dempo Tengah. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pembinaan petugas pada sejumlah pusat pelayanan kesehatan mulai dari Puskesmas Pengaringan, Polindes Rimba Candi dan Postu Sumber Jaya, Kecamatan Dempo Tengah. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pagaralam, Drs

Roshan YM MKes, Selasa (24/9) kemarin.   Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pembinaan terhadap para petugas tenaga kesehatan yang ada demi terwujudnya kesehatan masyarakat secara adil dan merata hingga ke pelosok. Karena kesehatan merupakan pilar penting agar selalu diperhatikan demi kesejateraan masyarakat, terutama pada lini lapangan paling bawah atau setingkat bidan desa.

“Berdasarkan pengawasan di lapangan, dijumpai polindes maupun postu yang tidak beroperasi secara maksimal akibat terbentur minimnya tenaga kesehatan. Selain itu, ada  pula pegawainya sudah pindah tugas. Namun yang lebih parahnya lagi, ada nama tapi tidak ada orangnya,” kata Roshan.

Ia mengatakan, sejauh ini pihaknya tengah  menyiapkan SDM  untuk ditempatkan di sejumlah pusat kesehatan dimaksud, berikut mengupayakan fasilitas pendukung lainnya baik dalam bentuk bangunan fisik maupun program operasional.

“Kami berharap pihak pusat dapat membantu perbaikan fasilitas pendukung seperti perbaikan Polindes, Postu, Puskesmas maupun peralatan kedokteran demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sementara dana APBD akan lebih diarahkan ke program kesehatan,” terangnya.

Sebetulnya, kata dia, Kota Pagaralam  termasuk katagori minim tenaga kesehatan, jika melihat jumlah penduduk saat ini mencapai sekitar 157 ribu jiwa lebih. Padahal untuk sekitar 5000 jiwa tersebut mesti

dilayani oleh satu dokter spesialis untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Sementara SDM yang dimiliki saat ini baru berjumlah belasan saja.

“Sejauh ini Pemerintah Kota Pagaralam tengah membuka kesempatan untuk menjadi calon tenaga kesehatan melalui penerimaan cpns sebanyak 11 dokter spesialis. Semua ini dilakukan dalam upaya meningkatan derajat kesehatan masyrakat,” ujarnya.

Menurut Roshan, untuk melayani sekitar 157 ribu jiwa yang ada saat ini, jika dianggarkan sekitar  3 miliar pertahun untuk intensif  sebanyak 12 tenaga ahli/spesialis tentunya begitu kecil dalam rangka meningkatkan derajat  kesehatan masyarakat.

Sementara pelayanan pada  RSD Besemah yang merupakan rumah sakit tipe C belumlah begitu optimal, jika diamati pada bagian Askes layaknya seperti rumah sakit tipe D.  Karena semua pelayanan atau tindakan kesehatan yang ada semuanya dibayar tipe D.

“Semestinya RSD Besemah wajib mempunyai banyak dokter dan spesialis, setidaknya  masing-masing ada dua tenaga kesehatan baik itu dokter anak, kandungan, dalam dan spesialis bedah plus tenaga spesialis,” kata dia seraya mengatakan karena sudah tipe C dapat juga menambahkan tenaga pendukung lainya seperti anastesi, radiologi, THT, mata dan lainnya demilajunya program kesehatan masyarakt.

Ia menambahkan, sejauh ini Pemerintah Pusat tengah mengencarkan sosialisasi program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Namun BPJS itu sendiri masih diklaim ke Askes terlebih dahulu dan  tahun 2014 mendatang program pusat ini akan segera direalisasikan secara nasional.

Teks : Antoni Stefen

Editor: Sarono P Sasmito





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster