Jalan Rusak, Perusahaan Tak Peduli

 280 total views,  2 views today

Masuk Parit -  Karena ingin menghindari jalan rusak, mobil pengangkut anak sekolah masuk parit di Dusun Jeramba Besi Desa Karta Dewa Kec Talang Ubi PALI, Selasa sore (24/9)

Masuk Parit – Karena ingin menghindari jalan rusak, mobil pengangkut anak sekolah masuk parit di Dusun Jeramba Besi Desa Karta Dewa Kec Talang Ubi PALI, Selasa sore (24/9)

PALI | KS-Malang betul nasib Hambali, warga Dusun Jeramba Besi Desa Karta Dewa Kecamatan Talang Ubi PALI. Selasa sore (24/9) saat pulang dari menjemput anak-anak SMP les tambahan di sekolah, mobilnya justru masuk dalam parit. Menurut pengakuan Hambali, mobilnya masuk parit karena berusaha menghindari kubangan lumpur. Meskipun sudah hati-hati namun mobil yang dikemudikan Hambali masih tetap saja kedua ban sebelah kanan terperosok.

Hantaman kendaraan yang oleng ke tebing membuat belasan siswa SMP yang sebagian besar perempuan menjerit histeris. Warga yang mendengar kabar kecelakaan itu, sontak berlarian memastikan keselamatan anak-anak mereka. Puluhan warga itu akhirnya bergotong royong melakukan evakuasi.

Parahnya kerusakan jalan di lokasi, kontan saja membuat berang warga. Warga yang sudah lama kesal akibat kerusakan jalan ini kemudian langsung mengumbar caci maki kepada perusahaan yang biasa melewati jalan itu.

Seperti diungkapkan Maman, salah satu tokoh masyarakat dusun itu. Menurut Maman, sebetulnya beberapa waktu lalu PT Pertamina Field Adera melakukan perbaikan terhadap jembatan yang sering menyebabkan banjir.  Namun akibat ulah pemborongnya, jalan yang dulunya tidak berlumpur jadi rusak parah. Ditambah lagi saat hujan tiba, ada kendaraan trailer yang membawa alat berat melalui jalan itu sehingga memperparah kondisi jalan. Mobil kecil seperti carry tidak dapat melaluinya. Harus melalui pinggir jalan yang sedikit keras dengan resiko masuk jurang. Dan itulah yang dialami Hambali.

Dengan nada kesal, Maman meminta PT Pertamina melakukan pengerasan dengan mengirim batu koral, agar dapat dilalui warga.

Sementara itu, Abdul Ghofur, Humas PT Pertamina Field Adera yang dihubungi via telepon membenarkan kalau pihaknya melakukan perbaikan terhadap jembatan tersebut. “Memang kita yang memperbaiki jembatan itu, Pak” ujar Ghofur.

Ghofur juga menjelaskan, sebenarnya Dusun Jeramba Besi bukanlah prioritas target  pembangunan CSR. Namun karena kepedulian PT Pertamina terhadap lingkungan masyarakat, pihaknya tidak keberatan menyalurkan bantuan. “Kita selalu peduli, kok. Masjid kita bantu. Demikian juga jembatan. Padahal tidak ada sumur minyak kita di Jeramba Besi karena itu masuk kategori Ring II. Tapi kita tidak pernah membedakan itu. Demi kemaslahatan masyarakat tetap kita bantu,” jelas Ghofur yang mengaku sedang berada di Semarang.

Namun Ghofur juga berharap, hendaknya masyarakat jangan hanya mengandalkan PT Pertamina saja dalam membantu warga Jeramba Besi. “Kita semua tahu, disitu ada PT MHP, PT Sayang Lang di bidang perkebunan dan ada juga PT MedCo yang menggunakan jalan itu, bukan hanya Pertamina Adera. Cobalah semuanya duduk bersama untuk menyejahterakan warga Jeramba Besi,” ungkap dia.

Ghofur menambahkan, pihaknya bukan mau berhitungan dengan perusahaan lain. Namun bila semua perusahaan ikut turun tangan, ia yakin permasalahan warga akan cepat diselesaikan dengan baik.

Dusun Jeramba Besi adalah salah satu dusun dari Desa Karta Dewa Kecmatan Talang Ubi. Untuk masuk ke dusun itu harus melalui jalan tanah dari Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi.

Dusun ini termasuk strategis, karena ruas jalan ini bisa menghubungkan Kota Pendopo Talang Ubi menuju Kecamatan Tanah Abang. Bahkan bilamana jembatan Payu Putat direalisasikan Pemprop Sumsel, jarak tempuh Talang Ubi (ibukota Kab PALI- red) menuju Kota Prabumulih hanya 30 menit. “Tentunya bila kondisi jalan menjadi mulus,” ujar salah satu warga berharap.

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster