Bisnis Narkoba Dalam Penjara

 414 total views,  2 views today

pesta-sabu

Ilst. Sabu-sabu

PALEMBANG KS-Direktorat reserse narkoba Polda Sumatera Selatan (Sumsel), berhasil membongkar jaringan narkoba yang dikendalikan dari dalam Rumah Tahanan (Rutan) Pakjo Palembang, seorang tersangka dan narkoba senilai puluhan juta berhasil diamankan.

Baru dua bulan keluar dari balik jeruji penjara LP Merdeka Palembang, Ade (42) Warga Jalan Inspektur Marzuki, Lorong Bakti, RT 8, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I ini kembali mendekam dibalik penjara narkoba Polda Sumsel.

Penangkapan pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek dan kuli bangunan ini, merupakan dari info masyarakat yang masuk ke direktorat narkoba Polda. Tersangka yang mendekam di LP Merdeka pada tahun 2010 lalu ini, kembali menjadi pengedar sabu, yang diduga dikendalikan dari dalam Rutan Pakjo Palembang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit I, Subdit III pimpinan Kompol Arman Regar melakukan penyelidikan, setelah tiga minggu melakukan pengintaian dan cukup bukti. Petugas berhasil membekuk tersangka dirumahnya, dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti dua setengah kantong paket sabu ukuran besar senilai Rp 30 juta, satu paket sabu ukuran kecil seharga Rp 800 ribu, lima paket sabu ukuran sedang, 12 paket sabu ukuran kecil dan 14 paket ukuran hemat.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dan barang bukti sabu senilai Rp 50 juta digelandang petugas ke Mapolda Sumsel, Senin (23/9) pukul 13:30 WIB. Dari pengakuan tersangka, barang haram tersebut didapatkannya dari JH (DPO).

“Sabu itu milik JH, setiap barang yang habis saya ambil sama JH kembali,” cetus Ade.

Kata Ade, ia nekat menjadi pengedar sabu lantaran ketagaihan kembali mengkonsumsi serbuk setan, apalagi semenjak keluar dari penjara, ia hanya bekerja sebagai tukang ojek dan kuli bangunan.

“Selain mendapatkan untung dari penjualan sabu, saya dapat memakai sabu sendiri,”ungkap bapak dua anak ini.

Direktur Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Dedi Setyo mengatakan kalau tersangka sebenarnya adalah target operasi (TO) yang sudah lama diincar petugas, kini pihaknya masih menyelidiki dugaan kalau sabu tersebut dikendalikan dari dalam rutan.

“Tersangka dikenakan 112 tentang kepemilikan narkoba,” tutupnya.

TEKS:OSCAR RYZAL

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster