Siswa Miskin di SMP N 5 Lahat Makin Tertindas

 501 total views,  2 views today

Ilst. Siswa

Ilst. Siswa

Lahat I KS-Semua lapisan masyarakat  menginginkan majunya dunia pendidikan, agar generasi penerus bangsa dapat bersaing  di  tingkat kabupaten, provinsi, nasional bahkan dunia. Akan tetapi semua hanya impian, karena sebuah sekolah menengah di Kota Lahat memberlakukan pendidikan seperti jual beli. Hal ini dapat dilihat, di mana sekolah tersebut memberlakukan sebuah lokal intensif  artinya siapa berani bayar sekolah dengan memperoleh fasilitas lebih seperti ruangan memakai AC dan infokus. Lalu bagaimanakah dengan nasib siswa yang rata-rata kehidupannya kurang mampu. Apakah mereka tidak berhak mendapatkan fasilitas yang sama seperti yang akan diberlakukan tersebut?

Mengenai hal ini Kepala SMP N 5 Lahat,  Syamsul Ma’arif, S.Pd.I  kepada Kabar Sumatera  mengatakan, program lokal intensif ini dilakukan atau dilaksanakan atas ijin  dinas pendidikan. Selain itu lokal intensif inipun buat wali siswa yang “Berani Bayar” sekolah yaitu berkisar seratus ribu satu bulan dengan failitas memakai AC dan infokus.

“Di samping ada lokal intensif ada juga local unggul dan local reguler. Yang anda permaslahkan saat ini kepada sekolah ini apa? Kalau masalah bayaran langsung saja kepada ketua komite dalam hal ini , Fuzan yang sekarang menjabat sebagai Kabag Humas Pemkab Lahat,” katanya dengan nada tinggi seperti tidak mau dikonfirmasi.

Dikatakannya juga, apapun yang dilaksnakan ini untuk memajukan dunia pendidikan di kota lahat, karena pihaknya beranggapan, ketiga local yang akan dilaksankannya itu akan memacu dunia pendidikan dilahat lebih maju lagi.

Dengan demikian apakah maju sebuah pendidikan jika ada tebang pilih yang mengakibatkan siswa tidak mendapatkan fasilitas yang sama, sehingga orang kaya menari-nari diatas penderitaan orang kurang mampu,.?

Terpisah Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat Matcik mengatakan, sejauh ini pihaknya hanya mengetahui apa yang diprogramkan sekolah tersebut, sehingga pihaknya belum mengontrol apa-apa yang akan dilakukan di balik program yang dianggap sekolah tersebut dapat memacu majunya dunia pendidikan.

“Terima kasih telah memberikan masukan, selama ini kita belum mengontrol keadaan program yang akan dilaksanakan oleh SMP 5 tersebut. Apapun yang anda lapotkan kepada kami hari ini akan kita tindak lanjuti, karena kita juga masih punya hati nurani. Jika dari lokal intensif itu semuanya anak orang yang berani bayar bagaimana dengan anak yang kurang mampu. Hal itu jelas tindakan  pilih kasih antara siswa dengan siswa lainnya,” terang Matcik.

Dilanjutkannya, sebelumnya pihaknya telah mengimbau walaupun hanya lewat teguran.

“Oke bagi yang mampu tapi bagi yang tidak mampu bagaimana, seharusnya walaupun mereka memfasilitasi yang mampu, yang kurang mampu itupun harus difasilitasi dengan fasilitas yang sama, karena mereka juga telah memberikan penjelasan kalau sekolah akan memberlakukan subsidi silang terhadap siswanya sehingga di dalam lokal intensif bukan hanya anak orang kaya akan tetapi anak yang kurang mampupun ikut andil di sana,” jelasnya.

“Kepala sekolah itu jika kita sudah turun akan nurut dengan apa yang kita lakukan. Apabila ini tidak menjadi sebuah konflik jangan dilaksanakan, dan apabila ini menurut kalian sebagai pengontrol hal tersebut dapat memajukan dunia pendidikan, oke kita lanjutkan program tersebut. Jika menjadi masalah ya kita harus hentikan,” lanjutnya dengan tegas.

Matcikpun sependapat dengan apa yang dilakukan oleh Kabar Sumatera  agar tidak ada tebang pilih di sekolah tersebut. “Seharusnya kita  tolong menolong, tapi jangan di depan bilang menolong, akan tetapi di belakang berutuk’an,” ujarnya dalam dialeg Lahat.

Hal senada diutarakan oleh  Ketua Komite SMP N 5 Lahat,  Fauzan Khoiri Denin,AP,MM  sejauh ini dia hanya mengetahui dan jalannya alur uang yang akan dibayarkan oleh siswa di lokal intensif tersebut belum tahu sama sekali.

“Kita akan melakukan sebuah rapat lagi, agar semuanya ini tidak menjadi masalah, akan tetapi kami mohon kepada semua nya agar dapat mendukung apa yang akan diprogramkan oleh sekolah tersebut,” katanya  singkat.

Teks  : Jumra Zefri

 Editor: Sarono P Sasmito





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster