Ada Proyek Siluman di Sukajadi

9 total views, 3 views today

proyek

BANYUASIN I KS-Pelaksanaan proyek pembangunan dinding aliran sungai di wilayah perumahan BTN dan Mega Asri Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, mendapat sorotan masyarakat. Pelaksanaan pengerjaan yang saat ini sedang dilaksanakan dinilai masyarakat setempat tidak transparanan pasalnya papan proyek yang menunjukan mengenai besaran dana dan dari mana sumber dananya tidak ada.

Dari pantauan di lapangan Senin (23/9) kemarin tidak terlihat papan proyek yang terpasang di   lokasi tersebut  terutama nilai anggaran juga batas waktu pelaksanaan pekerjaan. Sementara pembangunan dinding   aliran anak  sungai tersebut nampak sudah dikerjakan beberapa meter, dinding dibuat dari batu gunung   yang disemen

Mizi (45) warga Perumahan Mega Asri mengatakan, proyek yang sedang dilakukan pembangunan dan bentuk pembangunannya tersebut tidak jelas, apakah dana APBD, atau APBN. wajar saja merebak isu proyek itu dikatakan proyek siluman

Warga setempat sempat menanyakan secara umum tentang proyek tersebut pada pengawas, namun anehnya pengawas tersebut tidak mengerti  asal dana pembangunan maupun instansi yang melakukan pembangunan. Pengawas hanya menjelaskan akan melakukan pembangunan dinding aliran sungai sepanjang 70 meter.

“Memang aneh yang membangun saja tidak tahu asal dana apalagi kami masyarakat biasa,”katanya

Diakunya sebelumnya masyarakat di wilayah itu pernah mengusulkan pembangunan dinding anak sungai ke Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Hal inilah yang menjadi tanda tanya warga apakah pembangunan tersebut merupakan pembangunan yang diusulkan warga .

“Kalau  pembangunan ini usulan, bisa jadi ini dana APBD, namun belum ada kejelasan dari pihak pembangun,”katanya

Masyarakat berharap pembangunan bisa lebih transparan sehingga semua pihak bisa mengawal agar pembangunan berjalan baik dan tidak menimbulkan kecurigaan .

“Prinsipnya kita mendukung pembangunan itu , namun harus transparan jangan asal bangun,”katanya.

Sementara Lurah Sukajadi,  Syaiful Anwar   SH mengatakan, memang benar di lokasi itu ada pembangunan dinding aliran sungai, hal itu didapat dari laporan RT setempat, sementara laporan dari pihak pembangun belum masuk.

“Kalau laporan RT ada, tapi laporan detail pihak pembangun belum, makanya kita belum bisa menjelaskanya,”katanya.

Teks: Diding Karnadi

Editor: Sarono P Sasmito





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com