21 Nama Diserahkan ke Dewan

 183 total views,  2 views today

kpidPALEMBANG, KS-Tim seleksi (Timsel) Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), telah melakukan seleksi calon anggota KPID Sumsel periode 2013-2018. Hasil seleksi, ada 21 nama yang dianggap layak menjadi komisioner KPID Sumsel.

Nama-nama tersebut, Senin (23/9) diserahkan ke Komisi I DPRD Sumsel untuk dilakukan tes/uji kelayakan (fit and proper test). Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Yuswar Hidayatullah menyebut, Komisi I akan menyeleksi dari 21 nama calon anggota KPID Sumsel itu untuk dipilih menjadi 7 orang dan 7 lagi sebagai cadangan jika sewaktu-waktu ada anggota yang diganti disaat menjabat nantinya.

“Setelah 7 orang terpilih dari hasil uji kelayakan itu maka akan disahkan melalui paripurna DPRD Sumsel sehingga bukan lagi produk dari Komisi I tetapi DPRD Sumsel,” kata Yuswar dibincangi, kemarin di ruang kerjanya.

Setelah disahkan melalui paripurna, lanjut Yuswar maka secara aturan tetap Gubernur Sumsel lah yang akan meng-SK-kannya. Proses uji publik sendiri, menurut politisi PKS ini, akan dilakukan sesuai dengan tahapan yang sudah ada dan uji publik sendiri akan dilakukan secara terbuka.

“Komisi I akan melaksanakan uji publik itu secara terbuka silahkan jika ada masyarakat yang ingin menyaksikan proses uji publik itu. Uji publik calon anggota KPID itu pun kita akan melibatkan tenaga ahli untuk membantu penilaian,” ujar Yuswar.

Penilaian atau perengkingan calon aggota KPID Sumsel itu, dijelaskan Yuswar, akan menggabungkan seluruh penilaian baik itu psikotest, makalah, dan lain-lain. “Penilaian-penilaian itu akan kita rangkum dan kita evaluasi. Dan musyawarah untuk menentukan nama-nama anggota KPID yang dipilih,” ucapnya.

Sementara, Ketua tim seleksi KPID Sumsel, Prof. Amin Suyitno mengatakan setelah diserahkannya nama-nama calon anggota KPID Sumsel maka kewenangan dari Komisi I DPRD Sumsel untuk melakukan fit and proper test atau uji publik. “Kami akan tetap mengawal proses fit and proper test yang akan dilakukan oleh Komisi I DPRD Sumsel,” kata Amin.

Umar said yang juga anggota timsel KPID menambahkan, pihaknya hanya memeriksa secara akademis dan psikilogis. “Sedangkan Komisi I menyatakan integritas moral,” tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster