ISG III Menggalang Solidaritas Umat Islam

 213 total views,  2 views today

OLEH SARONO P SASMITO

PRESIDEN  Susilo Bambang Yudhoyono kembali hadir untuh sebuah momen dan even sangat fenomenal dan berarti yakni pembukaan  ajang Islamic Solidarity Games (ISG) III pada upacara pembukaan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu 22 September 2013 malam.
Menurut Deputi IV Panitia Daerah ISG 2013 Bidang Penyelengaraan, Ahmad Najib, SBY  datang dan semua hal tentang acara pembukaan yang dilakukan oleh presiden dimantapkan pihaknya dengan Protokol Kepresidenan.
SBY  yang dijadwalkan tiba di Jakabaring sekitar pukul 19.00 WIB. Pada acara pembukaan tersebut juga ada kata sambutan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo. Kemudian  disusul sambutan dari Presiden SBY.  ISG 2013  itu secara resmi dibuka oleh Presiden SBY sekitar pukul 20.15 WIB yang diwarnai dengan prosesi kembang api.
Perhelatan olahraga akbar itu akan berlangsung hingga 1 Oktober 2013 dan diikuti lebih 40 negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI). Indonesia sendiri sudah berhasil mendulang satu medali emas yang diraih dari cabang bola basket putri.

Kita dan masyarakat Sumatera Selatan menyambut baik even bergengsi tersebut. Sebab selain sebagai ajang kompetisi olahraga, peristiwa itu dapat menjadi ajajng untuk memupuk semangat persaudaraan, kesatuan dan persatuan sesame Negara yang penduduknya beragama Islam. Ketika Kabar Sumatera bertemu dengan kontingen dari Arab di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta mereka sangat antusias kita berada di Indonesia. Ada kegembiraan di wajah-wajah mereka ketika menjejakkan kaki di Negara mayoritas penduduknya Islam yang berarti juga kita saudara mereka seiman dan seaqidah. Begitu juga ketika kontingen dari Brunai Darusalam yang mengenakan kaos seragam kuning-kuning mengaku bergembira bias menapakkan kaki di Indonesia dan meneruskan penerbangan ke Palembang. Ungkapan perasaan serupa juga muncul dari kontingen Negara lain yang hadir di Bumi Sriwijaya ini.

Kita mengharapkan pertandingan di semua cabang olahraga itu berjalan dengan sportif dan penuh kekeluargaan. Dengan demikian maka prestasi yang diraih juga dapat menimbulkan penghormatan bagi yang berkompetisi. Bukan hanya itu kita mengharapkan ajang olahraga itu juga menjadi even untuk sama-sama membangkitkan semangat kemajuan bagi seluruh umat Islam sedunia. Dengan demikian cap bahwa umat Islam tertinggal dan terbelakang untuk hal-hal positif dapat dihilangkan. Semoga.





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster